Perkembangan Kasus “Rumah Mengenal Quran”, Polisi Sudah Ambil Keterangan 11 Saksi

kabid humas polda ntb akbp tri budi pangastuti

Mataram – Terhadap perkembangan kasus yang menjerat SA (48) pendiri sekaligus pengelola “Rumah Mengenal Quran” di jalan Bung Karno Mataram kemarin, pihak Polda NTB hingga saat ini sudah ada 11 orang yang menjadi saksi dan telah dimintai keterangannya.

“Jadi sampai hari ini sudah sebelas saksi diambil keterangannya” ungkap Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti kepada media di ruang kerjanya, selasa (14/2).

Beberapa saksi tersebut diungkapkan Kabid Humas, adalah orang yang berkaitan dan mengetahui betul tentang adanya kegiatn di rumah mengenal quran.

“Ada dari pelapor, kemudian ada beberapa siswa dan masyarakat yang pernah mendapat undangan atau mendatangi ke rumahnya” tambah AKBP Tri Budi.

Dalam penentuan tersangka, Kabid Humas menyatakan akan ditetapkan secepat mungkin, namun sesuai dengan proses prosedur dari penyidik.

“Kita masih proses, masih memerlukan keterangan-keterangan orang yang berkaitan, tunggu saja, ini masih dalam proses, mudahan selesai dengan cepat” tandas Kabid Humas.

Diketahui kasus yang menjerat SA ditingkatkan proses penyidikan dari sebelumnya penyelidikan pada tanggal 9 Pebruari 2017 kemarin.

Pihak Pelapor MUI NTB melaporkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh SA adalah penistaan agama. Kegiatan yang sempat dilakukan SA beberapa waktu lalu di Jalan Bung Karno Mataram dengan nama “Rumah Mengenal Quran” saat ini sudah dilakukan penutupan oleh pihak terkait. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close