Penyidik Akan Terus Bergerak Sidik Kasus “Rumah belajar Quran”

kabid humas polda ntb akbp tri budi pangastuti

Mataram – Perkembangan kasus dugaan penistaan agama yang diadukan oleh MUI NTB kepada pengurus sekaligus pengelola rumah belajar quran, SA (48), saat ini sudah memasuki tahap penyidikan sejak dikeluarkannya surat dimulainya penyidikan tanggal 9 Pebruari 2017 kemarin.

Kepada media, Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti menturkan, bahwa pihaknya akan terus bergerak untuk memperoleh beberapa alat bukti, sehingga dapat menentukan siapa tersangkanya nanti.

“Tanggal 9 pebruari surat dimulai penyidikannya, dari situ para penyidik terus bergerak, dalam waktu dekat penyidik akan tentukan siapa tersangkanya” ungkap Kabid Humas, jumat (10/2) di Polda NTB.

Jangkauan pemeriksaan terhadap saksi diperluas oleh penyidik, hingga saat ini, Kabid Humas menuturkan, ada sekitar 5 orang saksi lagi yang sudah dimintai keterangannya.

“Ada beberapa orang yang pernah mendapatkan undangan dan datang ketempatnya juga, sekitar 5 orang yang sudah diperiksa” tambahnya.

“Apabila nanti penyidik memperoleh beberapa cukup bukti yang diperoleh dari beberapa keterangan-keterangan dari beberapa saksi, nanti dalam internal para penyidik akan digelar untuk menentukan tersangka” sambung Kabid Humas.

Diungkapkan AKBP Tri Budi, bukan adanya sebuah kendala yang berarti bila pihknya hingga saat ini belum menentukan siapa tersangkanya.

“Kita masih proses, alhamdulilah tidak ada kendala dalam proses penanganan kasus ini, kita berpedoman sesuai prosedur yang berlaku, karena ini kasus yang mendapat atensi masyarakat, kita akan seoptimal mungkin menyelesaikan” tandas AKBP Tri Budi Pangastuti. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close