Polisi Masih Kaji Tersangka Dibalik Pengaduan MUI NTB

Mataram – Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti kepada media, Senin (6/2) di ruang wartawan Bid Humas Polda NTB menungkapkan, bahwa Polda NTB akan mengkaji kembali untuk menentukan siapa tersangka dibalik pengaduan MUI NTB tanggal 31 Januari 2017 kemarin.

“Karena dalam proses pemeriksaan masih akan dikaji kembali, termasuk saksi anaknya, jadi dalam waktu dekat dan secepatnya dari hasil gelar yang sudah kita laksanakan ini, siapa yang akan ditetapkan jadi tersangka” tutur Kabid Humas Polda NTB, usai mengikuti gelar perkara di Ruang Roops Polda NTB.

Menurut Kabid Humas, dalam proses yang selama ini sudah dilakukan oleh Subdit 1 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB, belum mengalami kendala yang menghambat proses penyelidikan dan penyidikannya.

“Tidak ada yang menghambat, segera kita akan selesaikan” tambah AKBP Tri Budi Pangastuti.

Beberapa keterangan dari saksi sudah dimintai oleh Polda NTB, hingga saat ini sebanyak 11 orang, yang termasuk didalamnya ada saksi ahli bidang pidana, bahasa dan beberapa warga masyarakat, juga siswa yang mendapat undangan.

“Untuk menentukan tersangka, paling tidak ada dua alat bukti yang sedang kami penuhi” tambahnya.

Setelah diintrogasi pihak Kepolisian terkait sumber dana yang diperoleh SA (48) pendiri “Rumah belajar quran”, bahwa SA sendirilah yang rela mengeluarkan dana untuk kegiatan tersebut.

“Sementara keterangan yang bersangkutan terkait sumber dana, berasal dari uang pribadi, dia rela mengeluarkan uang pribadi untuk apa yang dicapai” imbuh Kabid Humas. (yos)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close