TIDAK ADA YANG LEBIH HEBAT ANTARA SATU DENGAN YANG LAIN,KITA SEMUA SAMA-SAMA BELAJAR AGAR DAPAT DIGUNAKAN KETIKA KEMAMPUAN ITU DIBUTUHKAN

24 Januari, 2017
152 Views

   Tribratanewsntb.com – Mataram – Mengendalikan dan mengamankan kegiatan unjuk rasa merupakan salah satu fungsi Sabhara. Tak jarang juga unjuk rasa tersebut berakhir dengan ricuh. Dalam situasi tersebut, Peleton Raimas (Pengurai Massa) berperan penting dalam mengurai dan meredamkan kericuhan tersebut.

Latihan ton raimas (pengurai massa)

berdasarkan Peraturan Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pleton Pengurai Massa (Raimas), Peleton Pengurai Massa yang selanjutnya disingkat Tonraimas adalah Peleton Sabhara yang bertugas mengurai, membubarkan, menceraiberaikan dan melokalisir massa yang melakukan tidakan anarki sehingga dapat mengganggu kamtibmas.

Formasi saff 2 (guna untuk memecah massa)

Satuan Sabhara Polda NTB, melaksanakan latihan Raimas (Pengurai Massa) di lapangan Gajah Mada Polda NTB(24-01-2017).Dalam kegiatan ini, anggota berlatih formasi – formasi dalam peleton Raimas, seperti formasi saff 1 (untuk menghalau massa),saff 2(untuk memecah belah massa), banjar 1 (apabila situasi jalan sempit,yang hanya bisa dilewati dengan 1 motor),dan banjar 2(dilakukan apabila situasi pada jalan besar,biasanya digunakan pada saat patroli). Serta berlatih menggunakan senjata Flash Ball (Gas Air Mata).Adapun perlengkapan dalam latihan ton raimas ini adalah kendaraan kawasaki KLX 250CC ,body protector,helm,masker,dan senjata flasball.Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Dalmas AKBP I Made Partika S.H, IPDA Glend Felix Siagian, S.Tr.K serta perwira Dalmas lainnya beserta 20 personel sabhara.Latihan tersebut melibatkan anggota sabhara pilihan yang direkrut melalui keterampilan mengendarai sepeda motor, penguasaan penggunaan senjata api/flashball, pemahaman tentang perkap, protap dan SOP penanganan massa dalam unjuk rasa/demonstrasi yang anarkis.

 

“Pleton Raimas ini berfungsi sebagai kekuatan penindak tahap awal dan berperan sebagai stabilisator anarkhi dalam setiap kegiatan.Kegiatan ini rutin dilakukan, guna mempersiapkan diri apabila sewaktu – waktu terjadi kericuhan dalam pelaksanaan unjuk rasa” ucap IPDA Glend Felix Siagian, S.Tr.K.

 

Latihan seperti ini akan rutin dilaksanakan bukan hanya pada saat atau menjelang terjadinya demonstrasi tetapi diwaktu luang/kosong sehingga anggota tidak merasa bosan dan jenuh serta membiasakan para anggota untuk selalu tampil siap, progresif dan cekatan dalam berbagai situasi “Semua harus siap kapanpun dan dimanapun Pasukan reaksi cepat, tepat dan terukur ini dibentuk untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang membutuhkan kehadiran dan tindakan kepolisian di tengah-tengah masyarakat kususnya pada massa yang melaksanakan demo anarkis” penutup ucap IPDA Glend Felix Siagian, S.Tr.K.

Operator 1/2

You may be interested

Team Opsnal Polres Mataram Ringkus Pelaku Curat
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Team Opsnal Polres Mataram Ringkus Pelaku Curat

Polres Mataram - Des 15, 2017

Mataram - Team Opsnal  Satuan Reserse Kriminal Polres Mataram berhasil meringkus pelaku curat pada hari ini Jum'at (15/12). Pelaku yang…

Polisi Sahabat Anak – Anak
Umum
shares3 views
Umum
shares3 views

Polisi Sahabat Anak – Anak

Polres Mataram - Des 15, 2017

Mataram - Satuan Binmas Polres Mataram, melaksanakan sosialisasi polisi sahabat anak, kegiatan ini disosialisasikan oleh Kanit Binmas Polres Mataram Aiptu…

Pemain Bhayangkara FC dilarikan ke rs bhayangkara
Binkam
shares21 views
Binkam
shares21 views

Pemain Bhayangkara FC dilarikan ke rs bhayangkara

Rumah Sakit Bhayangkara - Des 15, 2017

(lebih…)

Leave a Comment

Your email address will not be published.