Terlibat Jaringan Tramadol, 3 Orang Tersangka Diamankan Sat Res Narkoba Polres Bima

23 Januari, 2017
156 Views

Kasat Narkoba Polres Bima IPTU I MADE DIMAS W, SIK dan anggota Sat Narkoba Polres Bima berhasil mengungkap jaringan penjual tramadol

Tribratanewsntb.com,BIMA. – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) dan Tim Opsnal Polres Bima, Minggu (22/1/2017) siang berhasil mengamkan tiga orang tersangka yang terlibat dalam jaringan penjualan obat keras jenis Tramadol yang kerap beroperasi di wilayah hukum Polres Bima. Kasat Resnarkoba Polres Bima, Iptu I Made Dimas, Sik mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari keterangan dua orang tersangka berinisial  ES (21) dan AS (17) warga Desa Kalampa, Kecamatan Woha yang kedapatan memiliki 75 papan tramdol.Kedua tersangka diamankan saat mengalami kecelakaan di Desa Simpasai, Kecamatan Monta ketika menuju Kecamatan Parado. Personil kepolisian Sektor Monta yang berniat membantu curiga dengan isi jok motor tersangka, setelah dicek, polisi menemukan 75 papan tramadol dalam plastik hitam di jok motor tersangka.“Polsek Monta kemudian menghubungi Sat Resnarkoba dan mengamankan keduanya di Mako Polsek Monta,” jelas Kasat.Bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha MIO GT warna merah dan 1unit Handphone iCherry warna hitam. Sementara dari pengakuan  tersangka barang tersebut diperoleh dari Warga Desa Samili berinisial (R).Mendapati informasi tersebut Kasat bersama Tim Opsnal langsung meluncur ke TKP dan berhasil mengamkan R di rumahnya di Desa Samili, Kecamatan Woha.

Nanum, dari keterangan R barang-barang tersebut diperoleh dari Y yang juga Warga Desa Samili. Polisi langsung melakukan penggerebakan di rumah Y dan mendapati barang bukti berupa Tramadol 50 mg sejumlah 180 papan yang disimpan dalam kardus coklat.
“Saat penggerebakan tersangka Y tidak ada ditempat dan sekarang masih dilakukan pencarian,” Kata Kasat.Dari tangan ketiga tersangka polisi berhasil mengamankan sebanyak 255 papan tramadol atau senilai Rp 6,3 juta.Sementara untuk proses penyidikan lebih lanjut tiga orang tersangka kini telah diamanakan di Mako Polres Bima.“Atas perbuatannya tersangka diancam dengan pasal 197, Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,5 miliar,” jelas Kasat. (W-02). (HumasPolresBima)

You may be interested

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial
Featured
shares2 views
Featured
shares2 views

Mengenal SM, Residivis Begal Yang Video Penangkapannya Sempat Viral Di Media Sosial

Polres Lombok Tengah - Des 16, 2017

[caption id="attachment_1994" align="alignleft" width="360"] SM dan beberapa barang bukti (14/12)[/caption] Praya – Sabtu (16/12) beberapa hari belakangan ini, warga dunia…

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir
Binkam
shares6 views
Binkam
shares6 views

Basah-Basahan, Polisi di Dompu Bantu Masyarakat yang Terkena Banjir

Polres Dompu - Des 16, 2017

[caption id="attachment_44749" align="alignnone" width="300"] Personil polres dompu saat membantu warga mendorong sepeda motor yang macet[/caption] Dompu - Hujan deras bahkan…

Siapkan Sarana dan Prasana Jelang Tahun Baru, Kapolres Dompu Mengecek Kesiapan Kendaraan
Binkam
shares6 views
Binkam
shares6 views

Siapkan Sarana dan Prasana Jelang Tahun Baru, Kapolres Dompu Mengecek Kesiapan Kendaraan

Polres Dompu - Des 16, 2017

[caption id="attachment_44742" align="alignnone" width="300"] Kapolres Dompu saat melakukan pengecekan kendaraan[/caption] Dompu - Bertempat di lapangan Apel Polres Dompu, Kapolres Dompu…

Leave a Comment

Your email address will not be published.