Dalmas Polda NTB Tidak Akan Tinggal Diam Melihat Pedagang Di Sakiti

23 Januari, 2017
82 Views

Anggota Dalmas berdialog bersama perwakilan pedagang untuk mendengar keluhan dari pedagang-pedagang di pasar selak bertais.

Tribratanewsntb.com Mataram – Berdasarkan Informasi sekaligus printah dari Bapak Wadir Sabhara Polda NTB AKBP Purnama,SIK bahwa telah terjadi pungli terhadap pedagang di Pasar Mandalika Baru dan Pasar Selak Sweta. Menindak lanjuti informasi tersebut, Hari ini Senin 23 Januari 2017 Anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 Ki 2 langsung bergerak mendatangi Pasar Mandalika Baru dan Pasar Selak berdialogis bersama pengurus pasar serta ibu-ibu pedagang di pasar untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, dan dari info yang di dapatkan ternyata benar bahwa setiap pagi pedagang di mintai uang berkisar 2000 rupiah per pedagang sehari. Pungli ini terjadi mulai dari pukul 03.00 Wita sampai pukul 08.00 Wita pagi di karenakan beroperasinya pasar pada waktu dini hari maka preman dengan leluarsa memeras pedagang.
Anggota juga telah mendata nama-nama preman yang menjadi dalang dari aksi pungli di Pasar Selak Bertais. Nantinya dari data-data nama preman tersebut anggota akan mudah mengamankan orang-orang tersebut bila masyarakat masih merasa terganggu akan keberadaan kelompok-kelompok preman tersebut. Anggota subdit Dalmas juga dalam waktu dekat akan merencanakan tangkap tangan kepada pelaku-pelaku pungli. Jadi di himbau kepada masyarakat yang berdagang di pasar agar segera melaporkannya ke petugas pasar ataupun Bhabinkamtibmas wilayah tersebut agar tidak berlarut-larut meresahkan masyarakat yang jualan di pasar. Dan juga di himbau kepada preman-preman yang melakukan pungli untuk berhenti melakukan pungli serta mencari profesi lain yang halal bila tidak ingin berurusan dengan Polisi. Sebab Polisi tidak akan tinggal diam melihat pedagang tersakiti.

Anggota berdialog bersama penghuni kampung ahmadiyah majeluk untuk antisipasi paham radikal.

Selanjutnya anggota menyambangi Perkampungan Ahmadiyah Majeluk Mataram guna menekan berkembangnya paham radikalisme dan anti pancasila yang akhir-akhir ini berkembang sehubung dengan banyaknya isu-isu kelompok radikal sudah memasuki wilayah kita ini. Oleh karena itu anggota patroli Subdit Dalmas gencar keliling bersosialisasi kepada kelompok-kelompok ormas islam yang berpotensi di pengaruhi jaringan radikal tersebut. Namun semoga saja dari isu-isu yang berkembang tersebut tidak semuanya benar, maka marilah kita bersama-sama selalu berdoa agar NTB tetap di jaga aman dan di jauhi dari segala macam ancaman. Serta anggota Polisi NTB juga tetap di berikan keselamatan dalam bertugas menjaga keamanan di sekitar lingkungan ibu bapak.
Namun kekuatan dari POLRI saja tidak cukup,maka diperlukan juga kerjasama dari masyarakat untuk ikut berperan aktif menangkal kelompok-kelompok radikal yang ingin menyebarkan paham-paham yang tidak sesuai dan tidak memiliki dasar yang jelas atau ( Anti Pancasila ). ( Oprator Ton 3 Ki 2 )

You may be interested

Wakapolda NTB : Sabhara Jalin Komunikasi Dan Sigap Saat Terjun Kelapangan
Umum
shares1 views
Umum
shares1 views

Wakapolda NTB : Sabhara Jalin Komunikasi Dan Sigap Saat Terjun Kelapangan

DIT SABHARA - Okt 23, 2017

Mataram - Usai pelaksanaan apel pagi, Senin (23/10) bertempat dilapangan Gajah Mada Wakapolda NTB Kombes Pol Drs. Tajudin, M.H. menyempatkan…

Apresiasi Kinerja Polri, Wakapolda NTB Sampaikan Ucapan Terima Kasih.
Binkam
shares16 views
Binkam
shares16 views

Apresiasi Kinerja Polri, Wakapolda NTB Sampaikan Ucapan Terima Kasih.

Bidkeu Ntb - Okt 23, 2017

[caption id="attachment_41691" align="alignnone" width="700"] Wakapolda NTB Drs. Tajuddin, M.H. saat menyampaikan arahan dalam apel pagi, Senin 23/10 di Lapangan Gajah…

Penangkapan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Senteluk Batulayar
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Penangkapan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Senteluk Batulayar

Polres Lobar - Okt 23, 2017

Batulayar - Polres Lombok Barat melakukan penangkapan terhadap SN, laki-laki 26 tahun warga Desa Lekor ,Dusun Lingkok Bunut, Kecamatan Janapria…

Leave a Comment

Your email address will not be published.