Dalmas Polda NTB Tidak Akan Tinggal Diam Melihat Pedagang Di Sakiti

23 Januari, 2017
67 Views

Anggota Dalmas berdialog bersama perwakilan pedagang untuk mendengar keluhan dari pedagang-pedagang di pasar selak bertais.

Tribratanewsntb.com Mataram – Berdasarkan Informasi sekaligus printah dari Bapak Wadir Sabhara Polda NTB AKBP Purnama,SIK bahwa telah terjadi pungli terhadap pedagang di Pasar Mandalika Baru dan Pasar Selak Sweta. Menindak lanjuti informasi tersebut, Hari ini Senin 23 Januari 2017 Anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 Ki 2 langsung bergerak mendatangi Pasar Mandalika Baru dan Pasar Selak berdialogis bersama pengurus pasar serta ibu-ibu pedagang di pasar untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, dan dari info yang di dapatkan ternyata benar bahwa setiap pagi pedagang di mintai uang berkisar 2000 rupiah per pedagang sehari. Pungli ini terjadi mulai dari pukul 03.00 Wita sampai pukul 08.00 Wita pagi di karenakan beroperasinya pasar pada waktu dini hari maka preman dengan leluarsa memeras pedagang.
Anggota juga telah mendata nama-nama preman yang menjadi dalang dari aksi pungli di Pasar Selak Bertais. Nantinya dari data-data nama preman tersebut anggota akan mudah mengamankan orang-orang tersebut bila masyarakat masih merasa terganggu akan keberadaan kelompok-kelompok preman tersebut. Anggota subdit Dalmas juga dalam waktu dekat akan merencanakan tangkap tangan kepada pelaku-pelaku pungli. Jadi di himbau kepada masyarakat yang berdagang di pasar agar segera melaporkannya ke petugas pasar ataupun Bhabinkamtibmas wilayah tersebut agar tidak berlarut-larut meresahkan masyarakat yang jualan di pasar. Dan juga di himbau kepada preman-preman yang melakukan pungli untuk berhenti melakukan pungli serta mencari profesi lain yang halal bila tidak ingin berurusan dengan Polisi. Sebab Polisi tidak akan tinggal diam melihat pedagang tersakiti.

Anggota berdialog bersama penghuni kampung ahmadiyah majeluk untuk antisipasi paham radikal.

Selanjutnya anggota menyambangi Perkampungan Ahmadiyah Majeluk Mataram guna menekan berkembangnya paham radikalisme dan anti pancasila yang akhir-akhir ini berkembang sehubung dengan banyaknya isu-isu kelompok radikal sudah memasuki wilayah kita ini. Oleh karena itu anggota patroli Subdit Dalmas gencar keliling bersosialisasi kepada kelompok-kelompok ormas islam yang berpotensi di pengaruhi jaringan radikal tersebut. Namun semoga saja dari isu-isu yang berkembang tersebut tidak semuanya benar, maka marilah kita bersama-sama selalu berdoa agar NTB tetap di jaga aman dan di jauhi dari segala macam ancaman. Serta anggota Polisi NTB juga tetap di berikan keselamatan dalam bertugas menjaga keamanan di sekitar lingkungan ibu bapak.
Namun kekuatan dari POLRI saja tidak cukup,maka diperlukan juga kerjasama dari masyarakat untuk ikut berperan aktif menangkal kelompok-kelompok radikal yang ingin menyebarkan paham-paham yang tidak sesuai dan tidak memiliki dasar yang jelas atau ( Anti Pancasila ). ( Oprator Ton 3 Ki 2 )

You may be interested

Gesit, TKP Lotim Tapi Pelaku Dapat Diungkap Oleh Tim Opsnal Polres Loteng
Featured
shares1 views
Featured
shares1 views

Gesit, TKP Lotim Tapi Pelaku Dapat Diungkap Oleh Tim Opsnal Polres Loteng

Polres Lombok Tengah - Agu 20, 2017

[caption id="attachment_37325" align="alignleft" width="300"] Pelaku dan Barang bukti yang berhasil diamankan (19/08)[/caption] Praya – Sabtu (19/08). mungkin masih terbawa dengan…

NKRI Harga Mati, Pancasila Tetap di Hati
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

NKRI Harga Mati, Pancasila Tetap di Hati

DIT SABHARA - Agu 20, 2017

Mataram - (19/08) Suasana malam minggu di Kota Mataram selalu ramai dengan aktivitas anak muda dan sejumlah kelompok pemuda yang…

Kapolda NTB Serukan, Tidak Perlu Takut Ancaman Teror, Kita Harus Lawan
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Kapolda NTB Serukan, Tidak Perlu Takut Ancaman Teror, Kita Harus Lawan

adminpolda 2 - Agu 19, 2017

[caption id="attachment_33694" align="alignnone" width="700"] Kapolda NTB Brigadir Jenderal Polisi Drs. firli, M.Si[/caption] Mataram - Diserukan Kapolda NTB Brigadir Jenderal Polisi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.