Anak 7 tahun terseret arus sungai belasan kilo meter hingga kolam bandar pelabuhan khayangan lombok timur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rafa Aprianto umur 7 Tahun asal Kampung Jati Tengah, Dsn Saleh Sungkar, Ds Labuhan Lombok Pringgabaya Lombok Timur terseret derasnya aliran Sungai Cermai pada Hari Kamis lalu (19/1) sekitar pkl 15.00 wita.

Kejadian ini bermula saat korban mandi di sungai bersama 3 temannya, tiba-tiba aliran sungai meluap hingga korban dan ketiga temannya berusaha berenang kepinggir, akan tetapi kondisi air saat itu sangat deras sehingga rafa tidak bisa menyelamatkan diri dan terseret derasnya arus. ketiga teman korban berhasil menyelamatkan diri.
Melihat kejadian tersebut ke 3 temannya langsung menginformasikan kepada keluarga korban. Seketika itu juga keluarga korban yang dibantu oleh masyarakat sekitar langsung melakukan pencarian, namun korban tidak berhasil ditemukan. Kemudian sekitar pukul 16.00 Wita keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada Anggota Dit Polair yang berada di Pos Polair Khayangan. Anggota Dit Polair langsung bergerak melakukan Olah TKP dan berkoordinasi dengan Basarnas Khayangan.

Tim Gabungan Dit Polair Polda NTB dan Basarnas pun langsung melakukan SAR/pencarian korban dengan menyisir sungai menggunakan rubber boat, namun pencarian hari itu belum membuahkan hasil, korban belum ditemukan.

Keesokan harinya, Jum’at (20/1) Tim Gabungan Dit Polair Polda NTB dan Basarnas berusaha keras melanjutkan kembali pencarian korban dan menyisir sungai hingga perairan Labuhan Lombok, hingga pada pukul 15.30 Wita akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close