Tukang Bangunan Meninggal Dunia Tersengat Listrik Di Atap Rumah

Korban saat akan di evakuasi

tribratanewsntb.com-Loteng, Menjadi tukang bangunan merupakan suatu pekerjaan yang memiliki resiko tinggi, mengandalkan kekuatan fisik dan stamina yang kuat, pola fikir dalam menjaga keselamatan juga harus diperhatikan. Apabila unsur keselamatan diabaikan bisa berakibat fatal seperti yang dialami oleh Lalu Ali alias Mamiq Hafiz (46), warga Dusun Selao, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang berprofesi sebagai tukang Bangunan ini meninggal dunia akibat tersengat arus listrik hari Jumat (20/01) sekitar pukul 10.00 wita.

Kejadian ini berawal saat korban sedang bekerja di rumah saudara Drs. Rabitah, di mana saat itu satu alatnya berupa cepang tertinggal di atas atap bangunan rumah saudara Bayu Rismana yang berjarak sekitar 50 meter dari tempat dia bekerja. Dan ketika korban naik untuk mengambil alatnya itu, korban langsung tersengat dan tersangkut dikabel listrik yang hanya berjarak sekitar 40 cm dari atap rumah, seketika korban meninggal dunia.

Kapolsek Praya Barat AKP Gede Ariadana SH. mengatakan korban ditemukan oleh TGH. H. Lalu Mashur sudah tersangkut di kabel listrik dan langsung memberitahukan warga setempat. Mengetahui kejadian tersebut, saya bersama anggota mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi terhadap korban, karena keterbatasan alat, kami menunggu petugas PLN. Korban berhasil kami turunkan dari atap rumah sekitar pukul 11.11 wita, dan Korban langsung dibawa pulang kerumah duka dan rencananya jenazah almarhum akan dimakamkan seusai sholat jumat.

Saat ini korban meninggalkan satu orang istri, lima orang anak dan dari pihak keluarga mengiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk di visum dan otopsi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close