Aipda Nurlana Sang Kreator

Tribratanewsntb_Taliwang.  Meninjau sepak terjang yang sudah di gencarkan selama beberapa bulan ini dalam tugas pokok sebagai polisi bahkan hampir mengesampingkan kegiatan pribadi hanya untuk mengoptimalkan tugasnya. Aipda Nurlana yang sekarang setingkat lebih tinggi dari pangkat lamanya kian membuat banyak orang berdecak kagum dengan kepribadian yang santun dan taat terhadap Tuhan Yang Maha Esa lantas semakin membuat warga desa binaanya semakin bersimpati terhadapnya.

Polisi yang baru saja naik pangkat lebih tinggi ini, dari Brigadir Polisi Kepala (Bripka) ke Ajun inspektur Polisi Dua ini (Aipda) semakin menunjukkan sinergitas kemitraannya bersama Warga masyarakat binaannya. Dari kepribadian Membuat Video Himbauan-himbauan yang di release olehnya dalam Beberapa hari ini mengundang banyak kalimat dan kata yang perlu di tampung oleh Humas polres Sumbawa barat karena dapat memikat banyak mata untuk dijadikan tauladan. Tak cukup pengabdian baginya walau sudah mewakafkan sebidang tanahnya untuk pembangunan masjid di desa seteluk atas, namun Dia banyak menciptakan ilustrasi-ilustrasi yang bisa untuk kita jadikan pedoman, tak hanya masyarakat akan tetapi juga bagi kepolisian khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat. Tentu hal ini tak lepas dari dukungan dan ide-ide yang di tampung oleh Kapolsek dan Rekan-rekannya hingga penerapan dilapangan.

Apa pasal? Tak hanya Bripka Nurlana yang aktif dalam pembuatan video tersebut,  Selain video himbauan tentang pentingnya melengkapi diri dalam berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, polsek seteluk jajaran Polres sumbawa barat inipun meninjau dari maraknya pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan dan Pencurian kendaraan Bermotor (3C). Pengaruh yang dapat kami simpulkan melalui video-video tersebut adalah lebih sederhananya dan memudahkan tugas kepolisian selain dilapangan.

Jika kita sebutkan satu-persatu pendapat warga binaan Aipda Nurlana tentunya tidak akan cukup dalam satu pemberitaan. Dari itu kami berinisiatif untuk mencoba menggali keterangan terhadap beberapa warga binaan Aipda Nurlana diantaranya Dea Guru Tokoh Agama Desa Seteluk Atas sekaligus Guru Spiritual dari  Aipda Nurlana. Beliau menyampaikan “Aipda Nurlana merupakan sosok tauladan yang patut untuk di tauladani bahkan saya yang di tuakan oleh Aipda Nurlana merasa tidak mampu untuk menauladani ketaatan baik itu dalam menjalankan tugas sebagai anggota polisi maupun sebagai Hamba Tuhan Yang Maha Esa tentu masih segar dalam ingatan pada saat Aipda Nurlana mewakafkan sebidang tanahnya untuk pembangunan masjid seteluk atas”. (06/01/17)

Ada segudang ide yang masih menjadi PR yang belum di utarakan oleh Nurlana kepada rekan-rekannya, pimpinan dan masyarakat yang harus ia jadikan Alat pada ide-ide tersebut. Tak dapat kami jabarkan, namun nampak terang yang ia ingin tanggalkan demi menuai kesejahteraan hidup bersama. (ah)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close