SABHARA POLRES LOTIM EVAKUASI KORBAN TENGGELAM DI BENDUNGAN PANDAN DURI

PERSONEL POLRI DAN MASYARAKAT PADA SAAT EVAKUASI KORBAN

tribratanewsntb.com_Terara – Naas bagi AK (50 tahun) warga Rempek Dusun Gerung Barat Desa Embung Raja Kecamatan Terara, akibat tenggelam di bendungan atau dam Pandan Duri pada Rabu (11/1/17) kemarin, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Disampaikan Kasubbag Humas Polres Lombok Timur, IPTU I Made Tista, kronologis kejadiannya bahwa pada Rabu (11/1) kemarin, sekitar pukul 14.30 WITA korban bersama seorang saksi, AM (40 tahun) warga yang sealamat dengan korban, pergi ke bendungan Pandan Duri untuk memberi makan ikan yang dipeliharanya di keramba yang berada di bagian tengah bendungan dan berencana akan menangkap ikan pesanan konsumennya.

Setiba di bendungan, saksi bersama korban turun ke bendungan dengan menggunakan perahu yang terbuat dari drum dan sampai di keramba, baik saksi maupun korban segera memberi makan ikan yang ada di dalam keramba. Karena sudah mendapatkan pesanan ikan, tak lupa AK menangkap ikan sebanyak 6 kilogram yang dimasukkan ke dalam karung yang akan diantar kepada konsumennya.

Setelah semuanya selesai di lakukan di keramba, saksi kembali ke arah Utara atau pulang ke rumah menggunakan perahu. Sedangkan, korban menuju ke Selatan atau ke rumah pemesan ikan di Dusun Gelagak Desa Embung Raja yang berjarak sekitar 30 meter dari keramba dengan cara berenang. Namun, setelah menempuh jarak sekitar 15 meter dari keramba, AK tiba-tiba tenggelam bersama ikan hasil tangkapannya.

ANGGOTA SABHARA DAN POLSEK PADA SAAT PENCARIAN KORBAN

Warga yang melihat kejadian tersebut, segera mencari korban bersama dengan Anggota Sat Sabhara Polres Lotim dan Polsek Terara mengunakan Perahu Kano milik Sat Sabhara Namun, karena lokasi tenggelamnya cukup dalam, korban sulit ditemukan dan setelah melakukan pencarian sekitar 30 menit, korban berhasil ditemukan. Namun, dalam kondisi yang sudah meninggal.

“Menurut keterangan para saksi di TKP, korban sudah terbiasa berenang ke Dusun Gelagak untuk mengantarkan ikan pesanan yang diperkirakan berjarak sekitar 30 meter dari keramba milik korban”, terang I Made Tista.(ARº³)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close