Nurlana Menolak Diam Saat Warganya Mengalami Kesusahan

17 Januari, 2017
97 Views

Tribratanewsntb_taliwang. Sungguh beruntung warga desa Seteluk Atas memiliki seorang Bhabinkamtibmas Aipda Nurlana. kehadiranya di tengah-tengah masyarakat desa Seteluk Atas seakan menjadi figure sentral yang selama ini menjadi dambaan akan Polisi dermawan yang selalu peka akan apa yang menjadi kendala maupun kesusahan yang ada di masyarakat binaanya. Rasa peduli yang di campur dengan sebuah keikhlasan seakan menjadi sebuah tetes air hujan yang membasahi krisis rasa peduli yang saat ini kerap kita jumpai.

Senin(16/1)Aipda nurlana yang merupakan Bhabinkamtibmas di desa Seteluk Atas datang menjenguk seorang lansia berusia 100 tahun yang kakinya sedang dalam keadaan sakit Papin Doan Hasan.

Papin Doan akrabnya di panggil, keseharianya bekerja sebagai seorang marbot di sebuah masjid di desa seteluk, tetapi karena pengahasilanya sebagai marbot  terkadang kurang untuk memenuhi kehidupannya yang masih mempunyai seorang istri, ia harus melakoni pekerjaan lain yaitu sebagai pemandi jenazah.

Keadaan tersebutlah yang membuat selama ini Papin Doan hanya diam walaupun ia tau bahwa kakinya dalam keadaan sakit. Tetapi, Aipda Nurlana menolak untuk diam jikalau ada seorang warga binaanya sedang mengalami kesusahan. Hari itu Aipda Nurlana datang ke rumah Papin doan untuk membawakan obat yang sedikit tidak akan mampu mengobati penyakit yang di alami oleh Papin Doan.

Senang tampak jelas di wajah Papin Doan, karena masih ada orang yang sangat peduli akan apa yang menjadi kesusahanya selama ini .

Papin Doan juga sempat menyampaikan keluh kesahnya kepada Aipda Nurlana bahawa ia khawatir jika ia meninggal “siapakah yang akan menggantikanya memandikan jenazah?”ujar Papin Doan.

Kegelisahan Papin Doan pun sempat di tenangkan oleh Aipda Nurlana yang menjawab””Sy bersedia menggantikan jangan sungkan sungkan dan saya siap kapan saja dibutuhkan untuk membantu Papin memandikan jenazah””ungkap Aipda Nurlana.

Keperdulian yang sangat sederhana namun akan sangat bermakna jika di berikan kepada orang yang membutuhkan.Dari pengalaman Aipda sangat banyak hikmah yang bisa kita petik salah satuya adalah janganlah kita ragu memberi setitik kebaikan ,karena kebaikan yang kita beri akan Nampak seperi sebuah hamparan lautan jika kita memberikanya kepada orang yang membutuhkan.(lf)

 

You may be interested

Team Opsnal Polres Mataram Ringkus Pelaku Curat
Reskrim
shares3 views
Reskrim
shares3 views

Team Opsnal Polres Mataram Ringkus Pelaku Curat

Polres Mataram - Des 15, 2017

Mataram - Team Opsnal  Satuan Reserse Kriminal Polres Mataram berhasil meringkus pelaku curat pada hari ini Jum'at (15/12). Pelaku yang…

Polisi Sahabat Anak – Anak
Umum
shares3 views
Umum
shares3 views

Polisi Sahabat Anak – Anak

Polres Mataram - Des 15, 2017

Mataram - Satuan Binmas Polres Mataram, melaksanakan sosialisasi polisi sahabat anak, kegiatan ini disosialisasikan oleh Kanit Binmas Polres Mataram Aiptu…

Pemain Bhayangkara FC dilarikan ke rs bhayangkara
Binkam
shares21 views
Binkam
shares21 views

Pemain Bhayangkara FC dilarikan ke rs bhayangkara

Rumah Sakit Bhayangkara - Des 15, 2017

(lebih…)

Leave a Comment

Your email address will not be published.