DISTRIBUTOR MIRAS DIGELANDANG KE MAPOLRES LOTIM

PELAKU DAN BB MIRAS YANG BERHASIL DIAMANKAN

tribratanewsntb.com – Selong – Geliat bisnis peredaran minuman keras (miras) jenis tuak di Lombok Timur tidak kunjung tuntas. Hal ini terjadi karena adanya pasokan yang terus dilakukan para distributor dari luar daerah yang menjadi penghasil tuak. Seperti, dari Lombok Barat. Namun, aparat kepolisian terus melakukan upaya pemberantasan dengan melakukan operasi penyisiran lokasi yang teridentifikasi sebagai tempat penjualan miras. Termasuk, melakukan pencegahan terhadap upaya pemasokan barang haram tersebut dari luar daerah.

Dalam sepekan terakhir, Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur telah berhasil mengamankan 3 orang distributor dan 2 orang pedagang miras di 3 tempat berbeda.

Operasi pertama dilakukan pada Senin (19/12) lalu dengan menghentikan mobil Kijang Super di ruas jalan Sekarteja-Rempung. Di dalam mobil yang dikemudikan SPD (45 tahun) warga Songak Kecamatan Sakra ini, polisi mendapatkan 276 liter miras jenis tuak yang rencananya akan didistribusikan ke JAN di Sekarteja.

“SPD sempat berusaha melaikan diri saat akan diberhentikan petugas. Namun, kesigapan Satuan Reserse Narkoba Polres Lotim yang telah mengantisipasi gerakan pelaku, mobil yang dikemudikan SPD tersebut berhasil dihentikan dan minuman keras bersama mobil tersebut digelandang ke Polres Lombok Timur sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut”, terang Kasat Res Narkoba Polres Lotim, AKP Prayit Hariyanto di Selong, Jum’at (23/12).

Berselang 2 hari, Sat Res Narkoba Polres Lombok Timur kembali berhasil mengamankan ratusan botol miras jenis tuak dan brem di Orong Piter, Sukamulia, tepatnya di rumah Inaq INN (45 tahun) berupa 41 botol tuak dan 19 botol brem.  Masih di lokasi yang sama, di rumah milik Amaq UD (50 tahun), polisi mengamankan 90 botol tuak dan 41 botol brem.

Terakhir, pada Jum’at (23/12) kemarin, Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur kembali berhasil mengamankan seorang distributor miras, berinisial ZAH (44 tahun) asal Batu Son, Praya dan rekannya NSM (28 tahun) asal Karang Bayan Kecamatan Lingsar Lombok Barat di jalan jurusan Keruak-Tanjung Luar, tepatnya di depan Pasar Keruak.

ZAH dan NSM digelandang ke Polres Lombok Timur karena mobil yang dikemudikannya bermuatan miras jenis tuak sebanyak 270 liter yang rencananya akan didistribusikan kepada ZNL, warga Keruak.

Operasi yang dilaksanakan ini dalam rangka cipta kondisi menjelang datangnya tahun baru dan mengantisipasi perkelahian antar pemuda yang selalu didahului dengan menenggak minuman keras, demikian ungkap Prayit.

Saat ini, semua barang bukti berupa mobil dan minuman keras yang jumlah totalnya 787 liter diamankan Sat Res Narkoba di Polres Lombok Timur dan pelakunya diproses sesuai Perda Lombok Timur Nomor 8 Tahun 2002. (YIEF)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close