SABHARA AMANKAN TKP GANTUNG DIRI DAN ANTISIPASI BANJIR SUSULAN

Mataram– Hari ini (15/12) anggota Direktorat Sabhara Ton 3 Ki 1 dibawah komando dari danton Bripka I Komang Alit Tripiana melaksanakan patroli di daerah Mataram dan sekitarnya guna mengantisipasi berbagai tindak kejahatan dan siaga bencana pasca banjir yang melanda Kota Mataram semalam.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, anggota Ton 3 Ki 1 mula-mula menuju ke daerah Bajur, Labuapi. Karena anggota mendapatkan laporan bahwa di daerah tersebut ada kejadian seorang yang tewas gantung diri. Anggota yang mengetahui hal tersebut segera mendatangi TKP.  Saat tiba di TKP, sudah banyak masyarakat yang berdatangan karena penasaran dengan kejadian tersebut.Banyaknya masyrakat yang ingin melihatnya membuat arus lalu lintas sempat ramai dan menimbulkan kemacetan.

Anggota dit Sabhara Polda NTB dibantu oleh anggota Polres Mataram, TNI dan masyarakat mencoba mengevakuasi korban disamping beberapa anggota polri juga mengatur arus kendaraan yang begitu ramai. Anggota kepolisian segera mengamankan TKP dengan memberikan garis polisi disekitar loaksi kejadian.

Korban yang saat ditemukan di area persawahan masih dalam kondisi tergantung dengan tubuh kaku dan leher yang terikat di pohon. Dari saku celana korban, pihak kepolisian menemukan dompet berisi identitas korban dan satu unit HP. Diketahui dari KTP, korban bernama Lendra Wicaksono, usia 27 tahun, alamat Banyu Urip Jaya 4/85 A RT 008 RW 005 Kel. Putat Jaya Kec. Sawahan Kota Surabaya Jawa Timur, Belum kawin, seorang pelajar/mahasiswa.

Setelah mengmankan TKP, korban langsung di bawa ke RS Bhayangkara Kota Mataram untuk dilakukan otopsi. Sampai berita ini diterbitkan, masih belum diketahui secara pasti motif dibalik kejadian ini. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Setelah selesai mengamankan korban dan arus lalu lintas yang sempat macet terurai, anggota Ton 3 Ki 1 melanjutkan patroli siaga bencana ke Karang batu aya, Cakranegara, Kota Mataram yang menjadi salah satu lokasi banjir semalam. Kondisi beberapa rumah warga pasca banjir sudah mulai membaik, air yang semalam setinggi dada orang dewasa.

   

sudah mulai surut hanya tinggal sisa genangan saja. Warga sekitar masih terlihat sibuk membersihkan rumah sisa-sisa banjir semalam. Banjir yang dipicu tinggi intensitas hujan dan meluapnya sungai serta daya serap yang kurang. Diharapkan kepada masyarakat agar waspada datangnya banjir susulan mengingat cuaca saat ini bisa berubah kapan saja. ( Ton 3 Ki 1 )

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close