Kerap Jadi Dalang Keributan, Bhabinkamtibmas Setanggor Boikot Pengiriman Tuak dari Kabupaten Sebelah

tribratanewspolresloteng.com – dilansir kerap menjadi bibit kerusuhan Bhabinkamtibmas Setanggor AIPTU Haji Muktar langsung memboikot pengiriman tuak ke arah desa binaannya pada Rabu (14/12) di Dusun Pedek, Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Mendapat informasi dari masyarakat sekitar mengenai pendistribusian minuman keras tradisional jenis tuak yang sering keluar masuk desa Setanggor. Tanpa pikir panjang Haji Muktar langsung bergerak. Hari itu satu paket dengan kurirnya, dua jerigen tuak digiring ke Mapolsek Praya Barat.

Setelah diperiksa, kurir itu bernama AN (20). hanya karena diberi upah Rp 20.000 ia rela mengantar barang haram ini ke Desa Setanggor. Pemuda kurir tuak ini mengaku tuak yang ia bawa berasal dari kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat yang akan diantar ke rumah JE (40) beralamatkan di dusun Pedek. Bersama dengan calon Penjualnya (JE), Haji Muktar memertemukan di Mapolsek untuk diberikan himbauan mengenai pelarangan minuman keras.

“Agama sudah melarang, Hukum Negara sudah melarang, Pemda pun melarang kok masih terus-terusan berurusan dengan minuman memabukkan ini. Sudah banyak contoh-contoh kasus penganiayaan hingga pembunuhan berakar dari hanya meminum-minuman memabukkan, tentu saya tidak mau itu terjadi di Desa ini”. Terang Bhabinkamtibmas Setanggor itu.

Haji Muktar juga mengaku sering merasa malu jika selama ini desanya menjadi lirikan dari Satuan Narkoba Kepolisian Resort Lombok Tengah (Sat Narkoba Polres Loteng) untuk dilakukan sweeping pemberantasan minuman keras. Saat sweeping tidak hanya satu sampai dua jerigen yang diamankan bahkan hingga satu mobil ranger pun tidak dapat menampung pernah ia amankan.

“tolong, tidak hanya untuk Desa Setanggor ini saja. Kebiasaan mengonsumsi atau menjual minuman keras itu dihilangkan, kalau belum bisa dihilangkan dikurangi dulu secara bertahap. Anda yang untung, kami yang rugi. Pikirkan dampaknya bagi orang banyak juga” tambahnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close