Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Gabungan Elemen Mahasiswa Kota Bima

14 Desember, 2016
91 Views
unras-1

Massa aksi melakukan orasi di Cabang Gunung Dua Kota Bima.

Tribratanewsntb_Bima Kota, Aksi dari Komite Perjuangan Rakyat (KPR) Wilayah Bima, Selasa (13/12/2016) pukul 10.30 Wita di depan Kampus STKIP Bima merupakan gabungan dari beberapa elemen Mahasiswa diantaranya SMI, LSIP, IMS, FORMAP, IPS, FBPL, KPPRT dan KPOP yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa di Kantor BPMDes Kab. Bima, Dinas Pertanian Kab. Bima, Kejaksaan Negeri Raba Bima, DPRD Kab. Bima dan Kantor PU Kab. Bima, Aksi terkait menyampaikan aspirasi tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dengan mengangkat issue Kapitalisme adalah Dalang Terhadap Pelanggaran HAM, dengan estimasi massa sekitar 70 orang menggundakan perangkat aksi berupa satu unit R4 Pick Up warna Hitam lengkap sound system dengan No. Pol B 9230 NAG, Bendera, Toa dan panflet, sebagai Koorlap Aksi Sdr. DESTA.

Pukul 10.10 Wita massa aksi start dari depan Kampus STKIP Bima dengan cara long march dengan tujuan aksi pertama di Kantor BPMDes Kab. Bima, dalam perjalanan massa aksi menyampaikan yel – yel yang dan melakukan orasi yang disampaikan secara bergiliran sebagai penyemangat dalam melakukan aksi unjuk rasa.

Pukul 11.45 massa aksi tiba di Kantor BPMDes Kab. Bima dan langsung melakukan orasi secara bergantian diantaranya disampaikan oleh Korlap KPR Bima  sdr. DESTA di depan Kantor BPMDes Kab Bima adalah tentang Hak Asasi Manusia yaitu kebebasan menyampaikan aspirasi dimuka umum, dalam hal ini menyampaikan hak – hak masyarakat karena KKN tetap terjadi di tiap – tiap Pemerintah Desa yang ada di Kab. Bima yaitu tidak terbuka/transparansinya dan diduga terjadi penyelewengan Anggaran Dana Desa ( ADD ) khususnya di Desa Talapiti Kec. Ambalawi dan Desa Tambe Kec. Bolo Kab. Bima, Pemerintah Daerah dalam hal ini BPMDes dinilai antipati dan tidak serius dalam menangani hal tersebut, Massa aksi juga mempertanyakan keterlibatan BPMDes dalam proses pencairan Dana Desa.

Selanjutnya pukul 12.20 Wita Kepala BPMDes Kab. Bima sdr. ABDUL WAHAB dan Kabid BPMDes Sdri. MARDIANA, SH menanggapi massa aksi, adapun yang disampaikan yaitu agar dalam pelaksanaan aksi tidak terjadi pelanggran HAM, Pihak BPMDes tetap mendukung perjuangan rakyat, Terkait masalah ADD bahwa Dana Desa tersebut bersumber dan ditetapkan dari pusat berdasarkan pengajuan dari desa serta datangnya anggaran tidak sekaligus melainkan melalui dua tahap, yang pertama 60 persen dan ke dua 40 persen, Anggaran datang dalam bentuk penetapan Dipa yang masuk direkening Kas Daerah, untuk pelanggaran Dana Desa yang terjadi diharapkan massa aksi mengumpulkan data – data terkait pelanggaran yang dilakukan agar diserahkan kepada pihak BPMDes agar bisa ditindak lanjuti, Kaitan dengan pemungutan liar masalah tanah kami Pihak BPMDes hanya sebagai pembinaan administrasi, untuk pembentukan Karang Taruna sepenuhnya diserahkan ditiap – tiap desa setempat dan BPMDes hanya sebagai Pembina. Atas tanggapan tersebut massa aksi PRD Bima menerima dan akan kembali pada tanggal 19 Desember 2016 untuk mengontrol sudah sejauh mana pihak BPMDes melakukan kontrol ke desa – desa, selanjutnya massa aksi melanjutkan aksi ke Kantor Dinas Pertanian Kab. Bima.

Pukul 13.20 Wita massa aksi tiba di Kantor Dinas Pertanian Kab. Bima, Korlap PRD Bima langsung melakukan orasi yang intinya menyampaikan bahwa pihak Dinas Pertanian Kab. Bima masih terjadinya pungli di tiap tiap desa seperti pungli Prona, bibit bawang dan bibit jagung, Realisasikan pemerataan pembagian bibit bawang se – Kab. Bima serta antipati terhadap kehadiran kami (PPR Bima) yang telah menyampaikan aspirasi masyarakat, karena Dinas Pertanian tidak ada perwakilan untuk menemui massa aksi Kemudian massa aksi melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Negri Raba Bima.

Pukul 13.45 Wita massa aksi tiba di Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima dan langsung melakukan orasi bergantian yang intinya menyampaikan bahwa menuntut kepada Kejaksaan Negeri Raba Bima atas keadilan hukum yang setegak tegaknya terkait kasus korupsi di Desa Talapiti dan segera memberikan transparansi terkait hasil pengauditan ADD Desa Talapiti, Karena tidak ada tanggapan dari Pihak Kejaksaan Negeri Raba Bima massa aksi melanjutkan aksi ke Cabang Gunung Dua

Pukul 14.20 Wita Massa aksi tiba di Cabang Gunung Dua dan langsung berdiri melingkar membakar Ban bekas, menyanyikan yel – yel serta melakukan orasi secara bergantian yang intinya menyampaikan kekecewaan atas pihak Kejaksaan Negeri Raba Bima yang tidak mau menanggapi massa aksi, Selain itu juga disampaikan bahwa massa turun ke jalan untuk memperjuangkan hak – hak masyarakat.

Kemudia  korlap KPR Bima Sdr. DESTA mebacakan pernyataan sikap yang isinya :

  • Lawan sistem Pasar Bebas dan MEA.
  • Hapus pungli Prona, Bibit Bawang dan Bibit Jagung.
  • Realisasikan Pemerataan Pembagian Bibit Bawang se Kab. Bima.
  • Transparansikan ADD se Kab. Bima.
  • Lawan kriminalisasi dan jalankan reforma agraria sejati.
  • Perdakan dana pendidikan.
  • Perdakan upah buruh di Kota dan Kab. Bima .
  • Berikan jaminan sosial terhadap pemuda, KMK dan keluarga nelayan.
  • Ciptakan lapangan pekerjaan untuk pemuda se Kab. Bima .
  • Kejaksaan Negeri Raba Bima memberikan transparansi hasil pengauditan ADD Desa Talapiti.
  • Tolak investasi air bersih yang dijalankan oleh PT. Sari Ika Dina di Desa Talapiti.
  • Transparansi anggaran pengaspalan jalan dan lanjutkan pengaspalan jalan di Desa Sai Kec. Soromandi Kab. Bima.
  • Gerakan mahasiswa, buruh, tani, KMK dan sektor rakyat lainya bersatu, tuntut jaminan sosial dimomentum hari HAM Seduniadengan turun ke jalan dan kepung pusat pusat ekonomi maupun pusat pemerintahan.

Terkait tuntutan tersebut juga disampaikan Solusi kesejahteraan rakyat yang isinya :

  • Wujudkan reformasi agraria sejati.
  • Nasionalisasi aset aset strategis di bawah kontrol rakyat.
  • Bangun industrialisasi Nasionalisasi Kuat dan Mandiri.
  • Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, bervisi kerakyatan.
  • Saatnya bangun alat politik rakyat sejati untuk pembebasan nasional melawan imprealisne.

Pukul 15.00 wita masa aksi kembali ke sekretariat KPR Wilayah Bima. Rangkaian kegiatan berakhir dengan aman dan lancar serta di lakukan pengamanan oleh Personil Polsek Rasanae Barat, Anggota Sat Sabhara Polres Bima Kota yang di pimpin oleh Wakapolsek Rasanae Barat IPTU M. SALEH.(Humas Polres Bima Kota)

You may be interested

Tanpa Pamit Ingin ke Bali, Ibu Ini Kebingungan Mencari Anaknya di Pelabuhan Lembar
Binkam
shares0 views
Binkam
shares0 views

Tanpa Pamit Ingin ke Bali, Ibu Ini Kebingungan Mencari Anaknya di Pelabuhan Lembar

Polres Lobar - Des 18, 2017

Lembar - Saimah, seorang ibu umur 50 tahun kebingungan mencari anaknya yang menurut kabar pergi diam-diam akan pergi ke Bali…

Patroli Wisata Ditpamobvit Tetap Humanis
Umum
shares2 views
Umum
shares2 views

Patroli Wisata Ditpamobvit Tetap Humanis

DIT PAMBOVIT - Des 18, 2017

[caption id="attachment_44791" align="alignnone" width="640"] Tim Patroli Dit Pamobvit Polda NTB saat berdialog dengan pengunjung wisata An. Bp Imam di Pantai…

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba Kepada Para Tahanan
Reskrim
shares2 views
Reskrim
shares2 views

Binluh Tentang Bahaya Lahgun Narkoba Kepada Para Tahanan

DIT NARKOBA - Des 18, 2017

Mataram - Paur Anev Bin Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Aiptu Syamsudin memberikan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunan Narkoba di Rutan Polda…

Leave a Comment

Your email address will not be published.