KALI MARONGGEK TELAN SATU KORBAN JIWA, POLSEK SAKRA LAKUKAN IDENTIFIKASI

ANGGOTA POLSEK SAKRA SAAT MENGECEK TKP
            ANGGOTA POLSEK SAKRA SAAT MENGECEK TKP

tribratanewsntb.com – Sakra – Sungguh malang nasib bocah MPW, putra dari RHN (35 tahun) warga Dusun Keselet Timur Desa Keselet Kecamatan Sakra, bocah berusia 4 tahun tersebut harus meregang nyawa setelah hanyut di kali dekat rumahnya pada saat bermain dengan teman-temannya pada Jum’at (25/11), sekitar pukul 13.00 siang.

Hanyutnya korban diperkirakan karena terjatuh dari sebuah berugak yang berada persis di atas kali dekat rumah korban. Korban yang sesaat sebelum terjatuh, sedang bermain bersama teman-temannya. Tanpa disadari, korban terjatuh dan langsung terbawa aliran air kali yang berada di bawah berugak.

Keluarga korban yang dalam beberapa waktu berselang menyadari bahwa MPW sudah tidak bersama teman-temannya lagi, panik mencari tahu keberadaan korban yang diperkirakan hanyut terbawa derasnya air kali. Bersama beberapa warga, ibu korban, RHN menyusuri aliran air kali dan memperkirakan korban sudah sampai di pintu air desa tetangga, yakni di Dusun Songak Selatan Desa Songak Kecamatan Sakra.

Apa yang diperkirakan warga, ternyata benar adanya. Setelah meminta bantuan penjaga pintu air Kali Maronggek, Pitriadi (42 tahun) untuk membuka pintu air, warga menemukan jasad korban yang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri, karena sudah cukup lama berada dalam kali Maronggek.

Karena kondisi korban yang baru ditemukan itu diperkirakan masih bernyawa, warga bergegas membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Soedjono Selong untuk mendapatkan tindakan medis. Namun, sebelum mendapatkan penanganan medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Menurut Kasubbag Humas Polres Lombok Timur, IPTU I Made Tista, dari hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan telah mengalami benturan keras pada bagian kepala dan diperkirakan telah meninggal dunia sejak 1 jam sebelumnya.

“Karena dikira masih hidup, jasad korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan layanan medis. Namun, berdasarkan keterangan dokter, korban sudah meninggal sejak 1 jam lalu. Jenazah korban langsung dibawa pulang keluarga dan tidak mempermasalahkan kejadian ini”, terang I Made Tista di Selong, Jum’at (25/11) kemarin. (yief).

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close