Kado Terburuk Di HUT PGRI, Seorang Guru Menjadi Saksi Kasus Pencurian Oleh Muridnya Sendiri

11-laptop-pelakutribratanewspolresloteng.com – 25 November tentu menjadi hal bersejarah bagi seluruh guru seantero negeri. Yup benar, tentu tidak ada yang melewatkan HUT PGRI ke 71. Tanpa terkecuali para siswa, akan ada Banyak murid akan menunjukkan kasih sayangnya kepada guru tercinta dengan memberikan beberapa kado istimewa yang akan dikenang selamanya. Namun apa jadinya jika yang menjadi kado PGRI adalah sebuah kesaksian seorang guru terhadap  dua orang siswanya yang menjadi dalang dari kasus pencurian 11 laptop di sebuah sekolah menengah kejuruan dimana keduanya biasa melakukan proses belajar mengajar. Kecewa, pasti perasaan akan benar benar kecewa.

Pada Minggu (27/11), Tim Buru Sergap Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Lombok Tengah(Tim Buser Sat Reskrim Polres Loteng) berhasil menangkap dua orang remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian dan pemberatan atas 11 laptop dilingkungan sekolah, keduanya bernama RH (16) dan SK(16) masih berstatus pelajar di tempat kejadian perkara.

“penyidik kami sedang mempelajari kasusnya, namun dari hasil pengembangan terakhir terdapat lima orang pelaku lainnya yang ada sangkut pautnya yang sedang dalam proses pengambilan keterangan” ungkap AKP Arjuna SIK selaku Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah.

Sebelum melancarkan aksinya pada Sabtu (26/11), kedua pelaku merundingkan rencana kotornya bersama lima orang lainnya di depan sebuah alfamart di Desa Tampar-ampar, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Kemudian bergerak pada pukul 23.00 wita.

Beruntung aksinya sempat tercium oleh bapak Ahmad Iluh, S.Pd yang kebetulan kala itu sedang melaksanakan kegiatan pramuka di areal sekolah. Aksi kejar-kejaran dengan pelaku pun tak biasa dihindari hingga satu diantaranya berhasil ditangkap dan diamankan ke mapolres lombok tengah. Dari keterangan pelaku yang tertangkaplah informasi mengenai motif dan orang yang terseret dalam kasus ini dapat dengan cepat terungkap.

Bersamaan dengan tertangkapnya para terduga pelaku, petugas berhasil menyita 11 unit laptop, kunci palsu, obeng, kunci T, ketapel, pisau cutter, dan 1 unit HP.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close