DILEMA OPERASI ZEBRA, DIANTARA KEGAGALAN DAN PENCAPAIAN

whatsapp-image-2016-11-22-at-08-51-12tribratanewsntb.com – Berjejer rapi, banyak kendaraan dari Roda Dua (R2) hingga Roda Empat (R4) menghiasi pekarangan depan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Lombok Tengah(Sat Lantas Polres Loteng). Tidak salah lagi motor dan mobil yang berjejer merupakan barang sitaan dari pelanggar selama kurang dari satu minggu berlangsungnya Operasi Zebra di Polres Lombok Tengah tepatnya pada Senin (21/11).

            Total 685 pelanggar yang berhasil dijaring petugas Kepolisian Lalu Lintas Polres Loteng yang terdiri dari 53 lembar Surat Izin Mengemudi, 415 lembar surat tanda nomor kendaraan, 217 unit kendaraan bermotor diamankan. Ironisnya selain melakukan penegakan hukum sat lantas kerap sekali melakukan kegiatan preemtif berupa sosialisasi hingga teguran yang bersifat menghimbau kepada para pelanggar, namun tetap saja efektivitasnya mendekati nol.

            “Kami sendiri bingung, disatu sisi dengan banyaknya yang terjaring berarti razia kami berhasil disisi lain kami sudah memberikan penyuluhan semaksimal mungkin dari keliling – keliling hingga bersosialisasi online masih saja ada masyarakat yang gagal paham pentingnya disiplin berlalu lintas.” Lirih Kasat Lantas AKP Pratiwi.

            Entahlah, entah letak errornya dimana. Para petugas yang kurang gigih atau para pelanggar yang membenarkan diri untuk melakukan pelanggaran. Ironis memang ketika copet maling yang notabenenya seorang kriminal lebih peka terhadap keselamatan dengan berkendara menggunakan helm daripada masyarakat lainnya. Masing masing manusia memiliki akal untuk berpikir, tentu semua peraturan itu ada maksudnya. Yang tidak akan membawa mudharat bagi masyarakat yang mau mematuhinya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close