Polsek Labu Api Tangani Kasus Curat Yang Dialami PT. SAS

pencuri-ilustrasi

tribratanewsntb.com – Labu Api, rabu (9/11) PT. Singgasana Agung Sejati (SAS) yang berlokasi di desa Bengkel, Kec. Labuapi Lombok Barat dikunjungi sekitar 25 orang tamu tak diundang, dengan menggunakan cadar warna hitam para pelaku masuk dan mengamcam security dengan senjata tajam dan senjata api sehingga tidak bisa berkutik.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita, dimana para pelaku masuk dengan cara membobol tembok dibagian belakang gudang, setelah berhasil masuk pelaku kemudian menyandera Abdurahman security PT SAS dan menodongkan senjata api kearahnya sambil mengancam akan membunuhnya bila berteriak, kemudian para pelaku mengikatnya.

Mendengar ada suara ribut saudara Martin salah satu buruh gudang keluar untuk melihatnya dan sontak ia berteriak minta tolong, kemudian diantara pelaku tersebut melihatnya dan langsung mengejar kearah kamarnya. Merasa dikejar korban masuk kedalam kamar dan mengunci pintu namun pelaku berhasil mendobrak pintu kamarnya dan iapun dianiaya oleh para pelaku.

Kemudian pelaku menanyakan dimana letak kantor, dalam kondisi ketakutan akhirnya security gudang yang tangannya masih dalam keadaan terikat menunjukkan ruang kantor tersebut kemudian para pelaku langsung beraksi dengan mencongkel jendela kantor sebelah timur. Setelah berhasil mencongkelnya para pelaku langsung masuk dan mengambil 1 unit monitor komputer, 1 buah laptop di ruang acounting, kemudian pelaku masuk keruang bendahara dan mencongkel 2 buah berangkas dan mengambil 6 buah emas batangan, 150 juta rupiah uang tunai, 5 buah kalung emas, 3 cicin emas, 4 gelang emas dan 8 buah BPKB.

“Selain itu pelaku juga masuk ke ruangan direktur dan mengambil 1 buah laptop, setelah itu para pelaku melarikan diri melalui pintu belakan gudang” ucap Kapolsek Labu Api Iptu Sugeng Aristo. “kejadian tersebut baru diketahui setelah pagi hari saat pekerja lainnya datang, kini kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Labu Api dan kerugian diperkirakan mencapai Rp. 400 Juta” imbuh Kapolsek. (yos/wea)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close