Kiat Babinkamtibmas Respon Masalah di Desa Gontoran, Lingsar

bhabinkamtibmas

tribratanewsntb.com Lombok Barat – Partisipasi masyarakat ikut menjaga keamanan dilakukan dengan berbagai cara. Di Desa Gontoran, Kecamatan Lingsar, puluhan masyarakat bergabung dalam Tim Reaksi Cepat yang tanggap setiap kejadian menonjol terjadi.

Bhabinkamtibmas Desa Gontoran, Bripka I Gede Arya Suantara menyadari keresahan di desa yang dibinanya itu. Inisiatif masyarakat itu ia dorong untuk dilembagakan.

“Dengan adanya TRC Gontoran Peduli, langsung ditangani begitu ada masalah,” ujarnya, Selasa (8/11).

Awalnya, kata Arya, masyarakat resah. Ternak dan peliharan warga kerap raib. Pencurian di desa itu seperti tak ada habisnya. Pun demikian ketika musim hujan tiba. Ancaman bencana juga mengintai.

“Dari sana kita kumpulkan warga. Siapa yang mau ikut langsung jadi anggota,” terangnya.

Kini anggota TRC mencapai 30 orang. Terdiri dari tokoh agama dan tokoh masyarakat beserta warga setempat. Secara kelembagaan, sambung dia, tim itu ditasbihkan lewat Perdes Gontoran Nomor 17/2016. Kepengurusannya pun disahkan lewat Surat Keputusan Kades. Kegiatan rutinnya yakni ronda malam.

Sejak dibentuknya TRC itu, pencurian cenderung menurun. Ia bercerita, Oktober lalu warga desa dihebohkan dengan 12 warganya yang masih remaja yang ketahuan menyalahgunakan Tramadol.

“TRC itu langsung cek lokasi,” ungkap Arya.

Ternyata benar, 12 remaja itu kemudian digelandang ke Kantor Desa untuk diberi pengarahan.

“Mereka ngakunya baru sekali. Coba-coba. Makanya mereka cuma tanda tangan surat tidak mengulangi lagi. Tapi kalau selanjutnya ketemu lagi. Ya kita bawa ke kantor polisi. mereka menyanggupi,” jelasnya.

Sudah tiga bulan tim itu bekerja dan nyata efektivitasnya. Arya mengakui, hal itu langsung ditangapi oleh Camat Lingsar.

“Diwacanakan di 16 desa di Lingsar ini akan dibentuk TRC seperti di Gontoran ini,” pungkasnya (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close