Polda NTB Telusuri Indikasi Human Traficking TKI NTB ke Malaysia

Kapolda NTB

tribratanewsntb.com Mataram – Warga Negara Indonesia tenggelam di perairan Batam diduga TKI illegal. Polda NTB masih berkoordinasi soal pemulangan jenazah warga NTB yang menjadi korban. Selain itu, indikasi pidana juga ditelusuri.

“Kemungkinan begitu,” jawab Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono SH MH saat ditanya soal indikasi TKI asal NTB itu adalah korban human traficking.

Ia menyebutkan, korban kapal tenggelam itu adalah TKI yang berangkat dari Malaysia pulang menuju Indonesia.

“Itu kan berangkatnya dari Malaysia ke sini. Bukan dari sini. Tindak pidananya di sana,” terangnya saat ditemui di Masjid Baitussalam Mapolda NTB, Kamis, (3/11).

Meski demikian, menurutnya pihak kepolisian tidak tinggal diam. Proses keberangkatan TKI asal NTB ke Malaysia itu pun akan ditelusuri. Untuk menilik apakah ada indikasi perdagangan orang dalam pemberangkatan ke Malaysia.

“Tapi nanti kita lihat pemberangkatannya dari sini ke Malaysia bagaimana prosesnya,” kata Kapolda.

Mengenai pemulangan jenazah korban meninggal asal NTB, ia mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur NTB, DR TGH M Zainul Majdi. Terkait mekanisme pemulangan bilamana membutuhkan bantuan kepolisian.

“Tadi sudah bicara dengan Pak Gub, cara pengembaliannya ke sini bagaimana. Koordinasi pengambalian dengan Polda atau Pemda di sana,” paparnya.

Berdasarkan informasi sementara yang ia peroleh, diketahui 23 korban meninggal dunia. Jumlah korban asal NTB masih dikroscek ke lapangan. Berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda Kepulauan Riau.

“Informasi kita telusuri dulu. Cari data (identitas korban) sama-sama. Terakhir 23 meninggal,” tandasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close