Polisi Gandeng BPOM Selidiki Bakso Cilok Beracun

ilustrasi keracunan
ilustrasi keracunan

tribratanewsntb.com – Mataram,  Penyelidikan yang dilakukan Polres Mataram untuk mengungkap penyebab keracunan yang diderita 27 murid SDN 28 Mataram selasa (25/10) kemarin, menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mataram.

Kapolres Mataram AKBP Prianto kepada media tribratanewsntb.com menuturkan bahwa dalam menggandeng Balai POM Mataram denagn maksud untuk mengetahui apakah ada kandungan berbahaya dalam bakso cilok yang telah dikonsumsi oleh anak-anak sd tersebut.

“Masih kita selidiki, apakah mengandung racun atau tidak,” ungkap AKBP Heri Prianto.

Diketahui sebelumnya 27 murid SD ini setelah ditanya sempat mengkonsumsi bakso cilok yang dibelinya diluar areal sekolah, namun tak lama mengalami muntah-muntah dan terhadap bekas muntahan maupun sisa bakso yang masih ada pada penjualnya yang berinisal SM (32), warga Gang Saffaat I, Lingkungan Gebang Timur, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Selain memeriksa jenis ciloknya, anggota juga masih mencari jenis muntah korban untuk diperiksa,” lanjut Heri Prianto.

Kemudian kepada para orang tua untuk tetap tenang dan percayakan pemeriksaan ini kepada pihak Kepolisian, karena beberapa kemungkinan terhadap kejadian ini bisa terjadi.

“Berbagai kemungkinan bisa terjadi, masih kita selidiki dan menunggu hasil pemeriksaan Balai POM” imbuh Kapolres Mataram. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close