Diketahui Ketergantungan Obat, Gatot Brajamusti Direhabilitasi

Gatot Brajamusti

tribratanewsntb.com Mataram– Sembari menanti keadilan hakim, tersangka pengedar narkoba, Gatot Brajamusti menjalani rehabilitasi. Hal itu diputuskan Tim Assesment Terpadu (TAT).

“Berlaku terhadap siapa-siapa yang ketergantungan narkoba. Yang bersangkutan direhab satu kali seminggu,” ungkap Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra Tri Budi Pangastuti, MM, Selasa (11/10) di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, rehabilitasi itu juga berdasarkan permintaan Gatot sendiri. Selain memang adalah amanat pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Semua pengguna narkoba yang ketergantungan kita lakukan rehab. Untuk yang bersangkutan itu hasil assesment TAT yang terdiri dari Polda NTB, Kejaksaan, dan BNN,” paparnya.

Mengenai frekuensi rehab dan tingkat kecanduan Gatot, ia enggan membeberkan lebih jauh.

“Terkait berapa kalinya, itu nanti dikroscek lagi. Berdasarkan hasil perkembangan proses rehabnya,” kata Tri Budi.

Senin (11/10) lalu, mantan Ketua Parfi itu dibawa ke Poliklinik Biddokkes Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan riwayat penyakit darah tinggi dan asam urat. Tri Budi mengklarifikasi bahwa Gatot tidak dalam keadaan sakau. Menurut hasil pemeriksaan, keluhan tersangka pengedar narkoba itu adalah gejala penyakit yang dideritanya.

“Bukan karena sakau. Tidak ada,” ujarnya. Gatot Brajamusti ditetapkan tersangka atas dugaan kepemilikan sabu, pengedar dan penyalahguna narkoba. Ia dijerat pasal pasal 112 dan atau pasal 114 dan atau pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close