Ini Dia, Bandar Ganja yang Jadi Pemasok ke Gili Trawangan

7 Desember, 2016
156 Views

20150318ilustrasi_ganja_ist600

tribratanewsntb.com Mataram– Kawasan Gili Trawangan rupanya belum bebas dari peredaran narkoba. Buktinya, seperti diungkap BNN Provinsi NTB dengan dua tersangka, KJ dan T. Pengedar dan bandar ganja itu menyasar ‘pasar’ wisatawan.

Kabid Pemberantasan BNN Provinsi NTB, AKBP Bunawar menjelaskan, penangkapan itu atas dasar laporan masyarakat dan terbukti benar saat dilakukan penindakan pada Kamis (6/10) lalu.

“Dengan sasaran tamu-tamu asing maupun tamu-tamu lokal,” ujarnya didampingi Kasi Penyelidikan, Ahmad Bayhaqi di kantor BNNP NTB, Senin (10/10).

Ia menambahkan, tim BNNP dengan dibantu Polda NTB menggerebek tersangka KJ di kos-kosannya di depan Hotel Malibu Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, KLU. Sekitar pukul 15.48 Wita, tersangka diintai dan menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Tim pun bergerak menggeledah tersangka.

“Di kantong celana tersangka, ditemukan dua paket klip transparan berisi batang, biji, dan daun ganja. Beratnya 4,64 gram,” urainya.

Bunawar menyebutkan, tim pada saat itu tak segera puas dan langsung melakukan pengembangan. Dari keterangan tersangka KJ, sambung dia, ganja tersebut didapat dari seorang bandar berinisial T. Tim pun langsung bergerak lagi. Tempat tinggal T tak jauh dari rumah KJ yang sama-sama tinggal di kos-kosan di wilayah RT 01. Di kos yang ditinggali T ditemukan barang bukti ganja yang lebih besar lagi jumlahnya, yakni ganja siap edar yang sudah dibagi ke dalam 51 poket.

“Berat total 356,18 gram,” beber Bunawar. “Ditambah satu poket lagi ranting pohon ganja yang dibungkus aluminium foil seberat 32,59 gram,” imbuhnya.

Tersangka T yang pada saat digerebek tak ada di rumah kemudian menyerahkan diri sekitar pukul 16.17 Wita. Menurut keterangan para tersangka, kata Bunawar, bandar berinisial T tersebut mengaku mengambil barang dalam jumlah besar yakni 1 Kg.

Menilik barang bukti yang berhasil disita, diduga bandar T sebelumnya telah menjual sebagaian ganjanya. Ia menjelaskan, pihaknya kini melakukan pengembangan mengenai asal barang.

“Dia (tersangka T) ini bandar tapi ada bandar yang lebih besar lagi di atasnya. Ngakunya dia ini transaksi di tengah laut,” paparnya.

Tersangka T dan KJ sudah berkomplot mengedarkan ganja sejak tiga tahun terakhir namun baru kali ini tertangkap. Pasarnya pun menyasar para wisatawan yang berlibur ke Gili Trawangan.

“Mereka menawarkan juga. Selain ada permintaan. Tapi dari keterangan tersangka wisatawan mancanegara lebih senang konsumsinya ganja,” beber Bunawar. Tersangka T negatif mengonsumsi narkoba sementara tersangka KJ positif dari hasil tes urine.

Bandar dan pengedar itu dijerat pasal 112 dan atau pasal 114 dan atau pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” pungkasnya. (azi)

You may be interested

Tim Opsnal Operasi Antik Gatarin 2017 Kembali Bekuk Pengedar Narkoba
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Tim Opsnal Operasi Antik Gatarin 2017 Kembali Bekuk Pengedar Narkoba

Polres Lotim - Okt 18, 2017

[caption id="attachment_41389" align="alignleft" width="399"] DPO YANG BERHASIL DITANGKAP TIM OPSNAL OPERASI ANTIK GATARIN 2017[/caption] Selong  - Selang beberapa jam Tim…

Terlibat Perselisihan, Empat Warga Renda Dilarikan Kerumah Sakit
Binkam
shares8 views
Binkam
shares8 views

Terlibat Perselisihan, Empat Warga Renda Dilarikan Kerumah Sakit

Polres Dompu - Okt 18, 2017

Dompu - Akibat perselisihan antara dua kubu di Lingkungan Renda RT 12 Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, empat warga…

Kedapatan Bawa 100 Papan Tramadol, Dua Pemuda Wera Ini Diciduk Polisi
Headline
shares5 views
Headline
shares5 views

Kedapatan Bawa 100 Papan Tramadol, Dua Pemuda Wera Ini Diciduk Polisi

Polres Bima Kota - Okt 18, 2017

[caption id="attachment_41377" align="alignleft" width="300"] Dua orang pelaku yang diamankan oleh petugas[/caption] Bima Kota – Tak banyak yang diperbuat oleh FR…

Leave a Comment

Your email address will not be published.