Polisi Tangkap Penjambret, Alasannya Mau Bayar Kuliah

7 Desember, 2016
60 Views
ilustrasi jambret

ilustrasi jambret

tribratanewsntb.com Mataram – Mahasiswa semester akhir, DE alias DN (23) Oktober ini akan diwisuda. Namun, upacara kelulusan gelar sarjananya itu urung ia ikuti. Lantaran kini ia mendekam di sel tahanan. Pria asal Dompu itu diamankan polisi Rabu (5/10) lalu berkat aksi nekatnya menjambret pengendara sepeda motor. Bahkan, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Mataram jurusan Guru Olahraga itu tak segan menyakiti korbannya.

“Modusnya kejam juga. Tidak berpikir bagaimana keselamatan korbannya,” ungkap Kapolsek Mataram, Kompol. Taufik dikonfirmasi Kamis (6/10).

Hal itu berdasarkan aksi di Lingkungan Karang Kelok, Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang. Mahasiswa semester 11 itu tak sendiri. Ia beraksi bersama GT yang kini buron.Korban di TKP tengah asik memainkan telepon genggam Asus-nya. Para pelaku pun datang menyambar.

“Modusnya kejam juga, hape dirampas di atas motor. Korban pun bereaksi meneriaki pelaku dengan sebutan maling,” kata Taufik.

Kalut, para pelaku terjatuh dari motornya. Pelaku GT berhasil kabur meninggalkan korban dan rekannya, DE. Sebelum beraksi Karang Kelok sekitar pukul 02.00 Wita Kamis (6/10) dini hari, Taufik menjelaskan para pelaku ternyata usai beraksi di TKP lain.

“Lima jam sebelumnya pelaku sudah mencuri satu HP merek OPPO di TKP depan kampus NW, Jempong, Sekarbela,” ungkapnya.

Pelaku DE akhirnya dicokok di kamar kosnya di Kekalik, Ampenan kemarin pagi.Di kampung halamannya, diduga pelaku juga melancarkan aksi serupa.

“Di Dompu asalnya dia ini bikin masalah juga. Dia lari dari satu tempat ke tempat lain. Begitu ada peluang langsung beraksi,” terang Taufik.

Dari hasil interogasi, pelaku sedang dalam keadaan butuh uang. Berdalih untuk keperluan pendidikan tingginya.

“Pengakuannya butuh uang untuk wisuda. Batas pembayaran sudah mepet,” imbuhnya.

Pelaku terancam batal diwisuda bulan ini lantaran masih menjalani proses hukum menanti di sel tahanan. Pelaku disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun. (azi)

You may be interested

Team Opsnal Polres Lombok Utara Tangkap DPO Curas/Jambret
Reskrim
shares0 views
Reskrim
shares0 views

Team Opsnal Polres Lombok Utara Tangkap DPO Curas/Jambret

Polres KLU - Agu 23, 2017

Lombok Utara - Tim Opsnal Satuan Reskrim Kepolisian Resor Lombok Utara, menangkap 3 pelaku jambret di wilayah Jalan raya gondang…

Tanpa Rasa Lelah Subdit Dalmas Siaga Siang dan Malam
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Tanpa Rasa Lelah Subdit Dalmas Siaga Siang dan Malam

DIT SABHARA - Agu 23, 2017

Guna memelihara situasi Kota Mataram tetap aman dan kondusif, anggota Dalmas Polda NTB, tanpa rasa lelah terus melakukan kegiatan rutin…

Lega… Tunkin Bulan Juli akan Dibagikan Besok Pagi
Headline
shares6 views
Headline
shares6 views

Lega… Tunkin Bulan Juli akan Dibagikan Besok Pagi

adminpolda 7 - Agu 22, 2017

[caption id="attachment_31976" align="alignnone" width="700"] Kepala Bidang Keuangan Polda NTB, AKBP Taharudin, S.E., M.M.[/caption] Mataram – Dikonfirmasi via telewicara, Kepala Bidang…

Leave a Comment

Your email address will not be published.