Polisi Tangkap Penjambret, Alasannya Mau Bayar Kuliah

7 Desember, 2016
79 Views
ilustrasi jambret

ilustrasi jambret

tribratanewsntb.com Mataram – Mahasiswa semester akhir, DE alias DN (23) Oktober ini akan diwisuda. Namun, upacara kelulusan gelar sarjananya itu urung ia ikuti. Lantaran kini ia mendekam di sel tahanan. Pria asal Dompu itu diamankan polisi Rabu (5/10) lalu berkat aksi nekatnya menjambret pengendara sepeda motor. Bahkan, mahasiswa perguruan tinggi swasta di Mataram jurusan Guru Olahraga itu tak segan menyakiti korbannya.

“Modusnya kejam juga. Tidak berpikir bagaimana keselamatan korbannya,” ungkap Kapolsek Mataram, Kompol. Taufik dikonfirmasi Kamis (6/10).

Hal itu berdasarkan aksi di Lingkungan Karang Kelok, Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang. Mahasiswa semester 11 itu tak sendiri. Ia beraksi bersama GT yang kini buron.Korban di TKP tengah asik memainkan telepon genggam Asus-nya. Para pelaku pun datang menyambar.

“Modusnya kejam juga, hape dirampas di atas motor. Korban pun bereaksi meneriaki pelaku dengan sebutan maling,” kata Taufik.

Kalut, para pelaku terjatuh dari motornya. Pelaku GT berhasil kabur meninggalkan korban dan rekannya, DE. Sebelum beraksi Karang Kelok sekitar pukul 02.00 Wita Kamis (6/10) dini hari, Taufik menjelaskan para pelaku ternyata usai beraksi di TKP lain.

“Lima jam sebelumnya pelaku sudah mencuri satu HP merek OPPO di TKP depan kampus NW, Jempong, Sekarbela,” ungkapnya.

Pelaku DE akhirnya dicokok di kamar kosnya di Kekalik, Ampenan kemarin pagi.Di kampung halamannya, diduga pelaku juga melancarkan aksi serupa.

“Di Dompu asalnya dia ini bikin masalah juga. Dia lari dari satu tempat ke tempat lain. Begitu ada peluang langsung beraksi,” terang Taufik.

Dari hasil interogasi, pelaku sedang dalam keadaan butuh uang. Berdalih untuk keperluan pendidikan tingginya.

“Pengakuannya butuh uang untuk wisuda. Batas pembayaran sudah mepet,” imbuhnya.

Pelaku terancam batal diwisuda bulan ini lantaran masih menjalani proses hukum menanti di sel tahanan. Pelaku disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun. (azi)

You may be interested

Atasi Konflik, Kapolres Bima Gelar Mediasi
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Atasi Konflik, Kapolres Bima Gelar Mediasi

Polres Bima Kabupaten - Okt 19, 2017

[caption id="attachment_41559" align="aligncenter" width="300"] Kapolres Berserta Danramil, Sekcam, dan Seluruh Kades Kec. Woha[/caption] Panda - Kamis (19/10) Telah terjadi konflik yang…

Kapolres Lotim Berikan Bantuan Berupa Korsi Roda
Binkam
shares7 views
Binkam
shares7 views

Kapolres Lotim Berikan Bantuan Berupa Korsi Roda

Polres Lotim - Okt 19, 2017

[caption id="attachment_41550" align="alignleft" width="399"] KAPOLRES LOTIM SAAT MENYALURKAN BANTUAN KORSI RODA[/caption] Selong - AKPB M. Eka Fathurrahman SH., SIK. Yang…

Membahas Persiapan Pilkada, Kapolres Lombok Barat Sambangi Kantor KPUD Lombok Barat
Binkam
shares9 views
Binkam
shares9 views

Membahas Persiapan Pilkada, Kapolres Lombok Barat Sambangi Kantor KPUD Lombok Barat

Polres Lobar - Okt 19, 2017

Gerung - Kapolres Lombok Barat Akbp I Wayan Jiartana, S.H., S.I.K., M.S.i, yang didampingi oleh Kasat Intelkam medatangi kantor KPUD…

Leave a Comment

Your email address will not be published.