Oknum PNS Diciduk Polisi, Diduga Gadaikan Motor Sewaan

6 Desember, 2016
63 Views

Tersangka penggadai motor sewaan dan barang bukti diamankan di Mapolda NTB, Kamis (6/10)

tribratanewsntb.com Mataram– Oknum PNS Dinas Perkebunan Provinsi NTB, WW (47) diciduk atas dugaan penggelapan. Sarjana Pertanian itu bersama kawannya, NS (55) menggadaikan motor matic yang disewanya. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Kholilurochman SIK mengungkapkan, para tersangka mulai beraksi sejak Februari 2016 lalu.

“Ada juga yang mulai Mei. Ini yang baru disita 10 unit ranmor roda dua,” ujarnya di Mapolda NTB, Kamis (6/10).

Modus yang digunakan para pelaku, sambung dia, yakni meminjam di penyewaan sepeda motor milik korban, H Ahmad Amin alias Mahdun warga Rembiga, Selaparang, Mataram. Korban membuka gerai penyewaan sepeda motor di Karang Taliwang, Cakranegara. Seperti pelanggan pada umumnya, para pelaku memberi uang muka dan menyepakati durasi penyewaan.

“Ada yang 10 hari dan ada yang 5 hari,” kata Kholilur.

Namun nyatanya, pelaku tak juga mengembalikan sepeda motor yang disewa pada waktunya. Selama 5 bulan motor tak juga kembali. Korban yang mulai gelisah pun melapor ke Polda NTB. Usut punya usut, sepeda motor yang disewa dari korban sudah beralih ke pihak lain.

“Tersangka memindahtangankan dengan cara digadaikan,” ungkapnya.

Besaran nilai gadai beragam, mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 100 juta.Otak dugaan penggelapan itu yakni WW yang berperan menyewa motor dari korban. Tersangka WW kemudian menyerahkan kepada tersangka NS untuk ‘didistribusikan’. NS pun juga sempat beraksi sendiri lantaran sudah mengetahui kelengahan korban. “

Si WW ini sewa ke korban, dilempar ke NS. Dari NS ke pihak lain, begitu seterusnya. Dua-duanya juga berhubungan langsung dengan korban,” jelasnya.

Kholilur menjelaskan, dalam mengungkap kasus itu pihak menemui tantangan. Sebab barang bukti yang tersebar di berbagai tempat.

“Selain itu selalu berpindah-pindah tangan,” terangnya.

Dua tersangka yang masih bertetangga itu pun akhirnya dibekuk di rumahnya masing-masing di Lingkungan Mambe, Monjok Timur, Selaparang, Mataram.

Adapun barang bukti yang diamankan, antara lain satu Yamaha Xeon, dua Mio Sporty, satu Mio GT, tiga Honda Vario, satu Spacy, satu Scoopy, dan satu Suzuki Spin. Menurut pengakuan tersangka saat diinterogasi, uang hasil gadai motor sewaan itu digunakan untuk judi dan kebutuhan gaya hidup.

“Dipakai untuk judi gocekan adu ayam. Dipakai untuk foya-foya juga,” kata Kholilur. Para tersangka dikenai pasal 372 ayat (1) KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun penjara. (azi)

You may be interested

Lagi Lagi Tim Ops Sat Reskrim Melakukan Penggerbekan Sabung Ayam
Reskrim
shares4 views
Reskrim
shares4 views

Lagi Lagi Tim Ops Sat Reskrim Melakukan Penggerbekan Sabung Ayam

Polres Bima Kota - Agu 19, 2017

[caption id="attachment_37293" align="alignleft" width="295"] Tim Ops sat reskrim saat melakukan penggerbekam[/caption] Bima Kota - Berbagai upaya yang terus dilakukan Polres…

Dalmas Polda NTB Perkuat Soliditas dengan Perangkat Desa dan Satpam dalam Menjaga Kamtibmas  
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Dalmas Polda NTB Perkuat Soliditas dengan Perangkat Desa dan Satpam dalam Menjaga Kamtibmas  

DIT SABHARA - Agu 19, 2017

Mataram - Semakin kompleksnya permasalahan di tengah keberagaman masyarakat saat ini menyebabkan angka kriminalitas disadari atau tidak juga akan meningkat.…

Sabhara Polda NTB Amankan Giat Bulan Pesona Lombok sumbawa 2017
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Sabhara Polda NTB Amankan Giat Bulan Pesona Lombok sumbawa 2017

DIT SABHARA - Agu 18, 2017

‏Mataram – Jum'at (18/08/2017) Pukul 11.30 wita anggota Dalmas Polda NTB Ton 3 ki 2 melaksanakan apel persiapan dan doa…

Leave a Comment

Your email address will not be published.