Oknum PNS Diciduk Polisi, Diduga Gadaikan Motor Sewaan

6 Desember, 2016
74 Views

Tersangka penggadai motor sewaan dan barang bukti diamankan di Mapolda NTB, Kamis (6/10)

tribratanewsntb.com Mataram– Oknum PNS Dinas Perkebunan Provinsi NTB, WW (47) diciduk atas dugaan penggelapan. Sarjana Pertanian itu bersama kawannya, NS (55) menggadaikan motor matic yang disewanya. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Kholilurochman SIK mengungkapkan, para tersangka mulai beraksi sejak Februari 2016 lalu.

“Ada juga yang mulai Mei. Ini yang baru disita 10 unit ranmor roda dua,” ujarnya di Mapolda NTB, Kamis (6/10).

Modus yang digunakan para pelaku, sambung dia, yakni meminjam di penyewaan sepeda motor milik korban, H Ahmad Amin alias Mahdun warga Rembiga, Selaparang, Mataram. Korban membuka gerai penyewaan sepeda motor di Karang Taliwang, Cakranegara. Seperti pelanggan pada umumnya, para pelaku memberi uang muka dan menyepakati durasi penyewaan.

“Ada yang 10 hari dan ada yang 5 hari,” kata Kholilur.

Namun nyatanya, pelaku tak juga mengembalikan sepeda motor yang disewa pada waktunya. Selama 5 bulan motor tak juga kembali. Korban yang mulai gelisah pun melapor ke Polda NTB. Usut punya usut, sepeda motor yang disewa dari korban sudah beralih ke pihak lain.

“Tersangka memindahtangankan dengan cara digadaikan,” ungkapnya.

Besaran nilai gadai beragam, mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 100 juta.Otak dugaan penggelapan itu yakni WW yang berperan menyewa motor dari korban. Tersangka WW kemudian menyerahkan kepada tersangka NS untuk ‘didistribusikan’. NS pun juga sempat beraksi sendiri lantaran sudah mengetahui kelengahan korban. “

Si WW ini sewa ke korban, dilempar ke NS. Dari NS ke pihak lain, begitu seterusnya. Dua-duanya juga berhubungan langsung dengan korban,” jelasnya.

Kholilur menjelaskan, dalam mengungkap kasus itu pihak menemui tantangan. Sebab barang bukti yang tersebar di berbagai tempat.

“Selain itu selalu berpindah-pindah tangan,” terangnya.

Dua tersangka yang masih bertetangga itu pun akhirnya dibekuk di rumahnya masing-masing di Lingkungan Mambe, Monjok Timur, Selaparang, Mataram.

Adapun barang bukti yang diamankan, antara lain satu Yamaha Xeon, dua Mio Sporty, satu Mio GT, tiga Honda Vario, satu Spacy, satu Scoopy, dan satu Suzuki Spin. Menurut pengakuan tersangka saat diinterogasi, uang hasil gadai motor sewaan itu digunakan untuk judi dan kebutuhan gaya hidup.

“Dipakai untuk judi gocekan adu ayam. Dipakai untuk foya-foya juga,” kata Kholilur. Para tersangka dikenai pasal 372 ayat (1) KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun penjara. (azi)

You may be interested

Anev Mingguan
Reskrim
shares0 views
Reskrim
shares0 views

Anev Mingguan

DIT NARKOBA - Des 14, 2017

Mataram - Anev mingguan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB dilaksanakan pada hari Rabu (13/12), pukul : 11.00 wita, bertempat di…

Lagi-lagi, “Kids Zaman Now” Tercyduk Akibat Membawa Barang Haram
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Lagi-lagi, “Kids Zaman Now” Tercyduk Akibat Membawa Barang Haram

Polres Dompu - Des 14, 2017

[caption id="attachment_44681" align="alignnone" width="300"] Pelaku saat menunjukan barang bukti sabu[/caption] Dompu - Seorang pelajar harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah…

Kolaborasi Bhabin dan Anggota Reskrim Ini Berhasil Gagalkan Pencurian Sapi
Featured
shares5 views
Featured
shares5 views

Kolaborasi Bhabin dan Anggota Reskrim Ini Berhasil Gagalkan Pencurian Sapi

Polres Lombok Tengah - Des 14, 2017

[caption id="attachment_1978" align="alignleft" width="360"] Sapi Curian yang Ditemukan dalam kondisi terjebak di selokan (14/12)[/caption] Praya – jika kolaborasi antar penyanyi…

Leave a Comment

Your email address will not be published.