Sekarang, Identitas STNK dan KTP Harus Sesuai

6 Desember, 2016
65 Views

Kasubag Regiden Polda NTB, AKBP Bagus Winarta

tribratanewsntb.com Mataram – Pengesahan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) kini harus sesuai identitas KTP pemilik. Penerapan aturan itu untuk menunjang tertib administrasi pengawasan dan pengendalian kendaraan bermotor. Demikian diungkapkan Kepala Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda NTB, AKBP Bagus Winarta, Selasa (4/10).

“Ini juga untuk mempermudah proses penyidikan tindak pidana seperti curanmor,” jelasnya.

Pengesahan setiap tahun dan setiap lima tahun STNK kini menyesuaikan keterangan KTP si pemilik yang tertera. Menurutnya, aturan itu untuk mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor. Pencocokan itu sedianya menjadi basis data valid. Kebutuhan akurasi data itu, kata Bagus, digunakan untuk perencanaan operasional manajemen rekayasa lalu lintas apabila dibutuhkan.

“Juga menunjang perancangan pembangunan nasional,” sebutnya.

Sejumlah aturan melandasi lahirnya ketentuan tersebut. Antara lain, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, Perpres Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Samsat, dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Pengesahan STNK dengan kurun waktu tertentu, sambung dia, merupakan tugas pokok dan kewenangan Polri. Proses regident itu menjadi sarana memperoleh akurasi data kendaraan bermotor.

“Karena kendaraan bermotor setelah dipakai ada yang berganti kepemilikan, fisik kendaraan yang berubah warna. Itu dicocokkan lagi pada saat pengesahan,” jelas Bagus.

“Untuk menjamin keabsahan kepemilikannya sehingga ada kepastian hukum,” imbuhnya.

Bagi pemilik kendaraan yang STNK-nya belum sesuai dengan KTP, ia menyarankan untuk segera dilakukan proses balik nama. Dalam pelaksanaanya, ia tidak menampik memang banyak memiliki kendala.

“Jelas lebih legal, lebih menjamin keabsahannya. Tak jarang pula menerima keluhan. Memang banyak masyarakat yang merespons sulit melakukan itu,” ungkapnya.

Menanggapi itu, aparat kepolisian pun tidak berlaku saklek. Ia mengungkapkan, masyarakat menilai aturan itu mempersulit masyarakat. Padahal pada saat bersamaan pengesahan STNK itu masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

“Ada juga yang kesulitan BPKPB dijaminkan. Yang asli tidak ada. Memang aturannya kan kalau balik nama harus ada BPKB,” paparnya.

“Kita koordinasi dengan OJK mencarikan solusinya.” imbuhnya.

Melihat kondisi itu, aturan itu belum dilakukan langsung waktu dekat itu. Proses menuju tertib administrasi itu dijalankan perlahan seiring sosialiasi masif dan peningkatan kesadaran masyarakat. (azi)

You may be interested

Wakapolda NTB : Sabhara Jalin Komunikasi Dan Sigap Saat Terjun Kelapangan
Umum
shares0 views
Umum
shares0 views

Wakapolda NTB : Sabhara Jalin Komunikasi Dan Sigap Saat Terjun Kelapangan

DIT SABHARA - Okt 23, 2017

Mataram - Usai pelaksanaan apel pagi, Senin (23/10) bertempat dilapangan Gajah Mada Wakapolda NTB Kombes Pol Drs. Tajudin, M.H. menyempatkan…

Apresiasi Kinerja Polri, Wakapolda NTB Sampaikan Ucapan Terima Kasih.
Binkam
shares16 views
Binkam
shares16 views

Apresiasi Kinerja Polri, Wakapolda NTB Sampaikan Ucapan Terima Kasih.

Bidkeu Ntb - Okt 23, 2017

[caption id="attachment_41691" align="alignnone" width="700"] Wakapolda NTB Drs. Tajuddin, M.H. saat menyampaikan arahan dalam apel pagi, Senin 23/10 di Lapangan Gajah…

Penangkapan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Senteluk Batulayar
Binkam
shares4 views
Binkam
shares4 views

Penangkapan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Senteluk Batulayar

Polres Lobar - Okt 23, 2017

Batulayar - Polres Lombok Barat melakukan penangkapan terhadap SN, laki-laki 26 tahun warga Desa Lekor ,Dusun Lingkok Bunut, Kecamatan Janapria…

Leave a Comment

Your email address will not be published.