Polisi Maksimalkan Penindakan Kasus Penangkapan Bibit Lobster

6 Desember, 2016
75 Views
Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti

tribratanewsntb.com Mataram – Pelaku menggunakan berbagai cara untuk mengekspor bibit lobster meskipun dilarang. Rantai penyelundupan mulai dari nelayan penangkap, kurir pengirim, dan cukong pengekspor. Penindakan terkait itu tampak semakin intens belakangan ini.

Berbagai instansi berlomba mengungkap penyelundupan bibit lobster. Mulai dari Balai Karantina Ikan, dan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Kemudian kepolisian dari Satker Ditreskrimsus Polda NTB, Ditpolair Polda NTB, Polres jajaran, sampai Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3). K

abid Humas Polda NTB, AKBP Dra Tri Budi Pangastuti MM menyebutkan, maraknya kasus bibit lobster salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan. Selain itu, diduga pula masyarakat tahu tetapi tetap nekat menerobos aturan.

“Ada ketentuan yang harus diikuti dan ditaati para nelayan atau pengusaha mengenai tata niaga produk laut ini,” ujarnya, Sabtu (1/10).

Koordinasi antar pihak dalam penegak hukum akhir-akhir ini berjalan baik. Namun sosialisasi aturan tetap menjadi pekerjaan rumah ke depannya.

Menurut Tri Budi, penindakan hukum terhadap penyelundup bibit lobster merupakan salah satu bagian sosialisasi itu.

“Dari penindakan masyarakat diharapkan memahami bahwa jika larangan itu dilanggar, ada sanksi hukumnya,” sebutnya. Namun penindakan itu tidak berdiri sendiri. upaya preventif pun dilakukan. seperti mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk terjun ke nelayan-nelayan di daerah pesisir penghasil bibit lobster.

Perairan penghasil bibit lobster, berdasarkan catatan pengungkapan kasus beragam mulai dari kawasan pantai selatan Lombok, perairan Lunyuk, KSB, dan Teluk Saleh, Sumbawa. Seperti disebutkan Permen KP Nomor 1/PERMEN-KP/2015 soal pengaturan penangkapan lobster hanya boleh dilakukan dengan ukuran panjang karapas di atas 8 cm.

Selain itu, kepiting dengan ukuran lebar karapas di atas 15 dan rajungan dengan ukuran lebar karapas di atas 10 cm. Di sisi lain, ia mendorong agar pemerintah mengupayakan skema budidaya lobster. Apalagi NTB sebelumnya dan hingga kini masih dikenal sebagai penghasil bibit lobster alam melimpah. (azi)

You may be interested

Atasi Konflik, Kapolres Bima Gelar Mediasi
Binkam
shares2 views
Binkam
shares2 views

Atasi Konflik, Kapolres Bima Gelar Mediasi

Polres Bima Kabupaten - Okt 19, 2017

[caption id="attachment_41559" align="aligncenter" width="300"] Kapolres Berserta Danramil, Sekcam, dan Seluruh Kades Kec. Woha[/caption] Panda - Kamis (19/10) Telah terjadi konflik yang…

Kapolres Lotim Berikan Bantuan Berupa Korsi Roda
Binkam
shares7 views
Binkam
shares7 views

Kapolres Lotim Berikan Bantuan Berupa Korsi Roda

Polres Lotim - Okt 19, 2017

[caption id="attachment_41550" align="alignleft" width="399"] KAPOLRES LOTIM SAAT MENYALURKAN BANTUAN KORSI RODA[/caption] Selong - AKPB M. Eka Fathurrahman SH., SIK. Yang…

Membahas Persiapan Pilkada, Kapolres Lombok Barat Sambangi Kantor KPUD Lombok Barat
Binkam
shares9 views
Binkam
shares9 views

Membahas Persiapan Pilkada, Kapolres Lombok Barat Sambangi Kantor KPUD Lombok Barat

Polres Lobar - Okt 19, 2017

Gerung - Kapolres Lombok Barat Akbp I Wayan Jiartana, S.H., S.I.K., M.S.i, yang didampingi oleh Kasat Intelkam medatangi kantor KPUD…

Leave a Comment

Your email address will not be published.