Polda NTB Tidak Toleransi Kasus Narkoba. Penangguhan Gatot Ditolak!

14303718_1452143678136091_1022467444_o

tribratanewsntb.com – Mataram Pemberitaan yang sempat beredar terkait kasus yang menjerat mantan Ketua PARFI(Persatuan Artis Film Indonesia) A A Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah, mengenai penangguhan penahanan yang diajukan pihak Gatot sedang dikaji oleh pihak penyidik Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat ternyata tidak benar. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Umar Septono, SH., MH dalam siaran persnya, Kamis(8/9) di Lapangan Gajah Mada Polda NTB.

“Untuk penangguhan tidak ada, tidak ada kita kaji, tidak ditangguhkan” tegas Kapolda NTB.

Umar menjelaskan bahwa penyidik yang menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan dari pihak Gatot Brajamusti, dia menjelaskan bahwa dirinya tidak dapat dan tidak berkepentingan untuk mengintervensi penyidik yang melaksanakan tugasnya secara independen.

“Penyidik yang menolak penangguhan penahanan, saya tidak bisa menekan penyidik” imbuhnya.

Dia melanjutkan penjelasannya bahwa kasus ini masuk dalam kategori kasus extra ordinary crime yang artinya kejahatan luar biasa.

“Kasus ini kasus besar yang menyangkut narkoba” pungkasnya.

Dalam menangani kasus narkoba, Polda NTB memang selalu tegas dan tidak memberi toleransi bagi para pelakunya, sesuai dengan instruksi dari Mabes Polri dimana negara sedang berperang melawan kejahatan narkoba. [hoff]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close