Polda NTB Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam

kapolda-ntb-beserta-pejabat-daerah-cek-kondisi-peralatan
kapolda-ntb-beserta-pejabat-daerah-cek-kondisi-peralatan

tribratanewsntb.com – Mataram Kapolda NTB Brigjen Pol. Umar Septono, SH. MH sebagai pimpinan apel pada gelar pasukan yang diadakan pagi tadi kamis (8/9) dilapangan Gajah Mada Polda NTB menegaskan bahwa dalam kesiapan yang dilakukan saat ini merupakan sebuah anamah undang-undang yang harus dilaksanakan sebagai bentuk sosial kemanusiaan.

“Apel gelar pasukan ini merupakan representasi dari amanah undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana baik bencana alam bencana non alam dan bencana sosial” ungkap Kapolda.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa wilayah Provinsi NTB memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana baik yang disebabkan oleh faktor alam faktor non alam maupun faktor manusia, sehingga dapat menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia kerusakan lingkungan kerugian harta benda dan dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan nasional, seperti curah hujan yang tak tentu, kebakaran, gunung meletus, banjir dan longsor.

“Untuk menanggulangi terjadinya bencana tersebut Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari bahaya bencana serta meminimalisir korban jiwa dan harta benda baik pada status siaga darurat tanggap darurat transisi darurat ke pemulihan dan pasca bencana” tambahnya.

Kemudian dalam penekanannya, Kapolda menyampaikan ada tujuh point sebagai langkah kedepan yang harus ditempuh untuk memberikan pelayan yang optimal apabila hal bencana tersebut terjadi dengan waktu tak disangka, sehingga dapat dipersiapkan sedini mungkin baik pasukan maupun alat yang digunakan.

  1. agar melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah rawan bencana baik bencana alam bencana non alam dan bencana sosial
  2. lakukan sosialisasi tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan kebencanaan sehingga masyarakat tahu tentang hak dan kewajiban
  3. melakukan latihan-latihan dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan kesamaan pola tindak para petugas di lapangan dalam menanggulangi bencana
  4. lakukan simulasi terjadinya bencana pada daerah-daerah yang dimungkinkan perawan terjadinya bencana dengan melibatkan seluruh masyarakat di daerah rawan bencana tersebut
  5. bangun peringatan dini agar masyarakat dapat terhindar dari bencana
  6. agar ter dipelihara karena dan pesanan dimiliki apabila dibutuhkan dalam kondisi siap pakai
  7. melakukan koordinasi antara stakeholder secara periodik

Secara hikmat apel tersebut yang dihadiri oleh Asisten Tiga Pemprov NTB, Danrem, Danlanal, Danlanud, Kabinda,Ka Basarnas,Ka BPBD,Kaban kesbangpoldagri,Kadis Kehutanan dan Kadissos yang kemudian diakhiri dengan melakukan pengecekan baik personil maupun alat khusus yang siap digunakan saat penanggulangan bencana. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close