IBADAH YANG UTAMA DISELA LATIHAN GRILYA ANTI GRILYA DI RIMBA SESAOT

indsdcdextribratanewsntb.com. Mataram. 2 September 2016 Satuan Brimob Polda NTB melaksanakan pembulatan Latihan Gerilya Anti Gerilya Lanjutan yang diikuti oleh 119 Personel Jajaran Brimob NTB dilaksanakan selama 21 Hari, selama 16 hari melaksanakan Teroi, Drill dan Praktek di Area Mako Sat Brimob Ampenan untuk selanjutnya melaksanakan pembulatan selama 5 Hari bertempat di Hutan Sesaot Lombok Nusa Tenggara Barat, adapun tujuan dari kegiatan latihan GAG Lanjutan ini adalah dalam rangka membentuk kekuatan, serta melatih kemampuan personel Sat Brimob Polda NTB, siap operasional back up satwil di medan dan cuaca apapun, Materi yang diberikan meliputi Navigasi darat (Navrat), Lorong Reaksi, bahaya Garis, Survival, Drill Kontak, Boby Traf, Pertempuran Kota (Purkot) dan Pertempuran Hutan (Purhutan). Latihan GAG ini dibuka langsung oleh Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono (30/8) , dalam sambutannya Kapolda NTB mengatakan kepada seluruh Komando Latihan, instruktur dan seluruh peserta latihan, agar selama menjalani Latihan, seluruh peserta agar bersunguh-sungguh dalam mengikuti setiap tahapan latihan yang diberikan serta diimplemetasikan dilapangan dengan sebaik -baiknya sehingga diharapkan akan terbentuk sifat brimob Polri yang tangguh.

Dalam kegiatan latihan GAG Lanjutan ini, sebelumnya telah melaksanakan latihan Drill di Wilayah Makosat Brimob Polda NTB, yang diteruskan dengan melaksanakan kegiatan Latihan Pembulatan GAG Lanjutan, mengaplikasikan pola latihan di medan yang sebenarnya pada rute dan tempat yang telah ditentukan oleh kelompok Komando Latihan dan para Instruktur.

Dalam latihan ini merupakan upaya untuk memeliharan kemampuan serta mengetahui tingkat keterampilan dan kemampuan dari setiap personel secara perorangan maupun dalam ikatan team yang diaplikasikan di Medan yang sebenarnya, khususnya pada Aplikasi Materi Pertempuran Hutan (Purhutan) maupun materi lainnya, sehingga peserta latihan ini diharapkan akan menjadi personel yang profesional dan terampil serta bersolititas tinggi, sekaligus untuk membentuk jiwa korsa yang kuat diantara personel khususnya dalam meghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin Komplek.

Seperti disampaikan oleh Kapolda NTB dalam arahannya pada saat pembukaan Latihan “Dengan memperdalam dan mempermahir pertempuran hutan serta kemampuan untuk bertahan hidup didalam hutan (survifal), Kapolda tidak khawatir lagi untuk memberangkatkan atau membebankan tugas kepada Personel satuan Brimob Polda NTB, kemanapun dan Kapanpun tugas itu dibebankan, hal yang menjadi penegasan Kapolda NTB kepada seluruh Komando latihan, Instruktur dan Peserta adalah Ibadah, intinya dalam setiap kegiatan apapun kita harus dahulukan ibadah”.

Ditempat yang sama masih dari kawasan hutan sesaot, Kasat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufiq Hidayat, S.H. kepada Tribratanewsntb.com juga mengatakan hal yang tidak jauh berbeda dengan Kapolda NTB “ Dengan kegiatan latihan Grilya Anti Grilya lanjutan ini, yang di aplikasikan langung di Medan yang sebenarnya oleh peserta latihan dan dengan Instruktur yang Profesional serta melihat hasil latihan pendahuluan di Markas Komando Sat Brimob ampenan, saya yakin bahwa Personel Sat Brimob Polda NTB sudah Siap pasang badan kalao ada perintah dari Mabes berhubungan dengan tugas Operasi, tentunya seperti dikatakan Kapolda NTB bahwa ibadah adalah kunci kesuksesan dalam melaksanakan Tugas” demikian dikatakan.

indedsadx

Hal yang dapat dipetik dari apa yang disampaikan Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono maupun apa yang disampaikan oleh Kasat Brimob Polda NTB Kombes Pol Taufiq Hidayat, S.H. bahwa dalam melaksanakan tantangan tugas kapanpun dan dimanapun serta dalam situasi apapun, satu hal yang tidak boleh terlewatkan “ IBADAH” Kita Harus Mendahulukan Ibadah, berserah diri kepada sang pencipta seperti dikutif dalam Qs. Al-Baqarah : 45 “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sholat; dan sesungguhnya sholat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata”.

Apa yang disampaikan oleh Kapolda NTB maupun Kasat Brimob Polda NTB menjadi penyemangat oleh para peserta latihan maupun perangkat lainnya yang terlibat dalam kegiatan latihan GAG Lanjutan di Hutan Sesaot, khususnya untuk selalu beribadah seperti yang diliput tribratanews.ntb, walaupun sedang berada ditengah hutan, melaksanakan Latihan seluruh peserta yang beragama islam tetap melaksanakan kewajiban sholat jum’at berjamaah (alhamdullilah), sedangkan untuk peserta non muslim bertolerasnsi dengan melaksanakan pengamanan diarea tempat ibadah umat islam yang sedang melaksanakan sohalat jum’at, situasi lingkungan tidak lantas membuat peserta lupa untuk beribadah. Semoga hal yang baik ini menjadi panutan tidak hanya oleh Brimob utamanya bagi personel Polri khususnya Polda NTB bahwa mendahulukan ibadah dalam tugas adalah hal yang menjadi utama seperti apa tauladankan oleh Kapolda NTB setiap kali mengambil Apel atau memberikan arahan kepada bawahanya dan semoga tantangan tugas yang dibebankan dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh ketakwaan sehingga sebesar apapun tugas yang diembankan tiadalah arti bila itu dijalankan dengan tulus dan dianggap sebagai ibadah amin, “BEKERJALAH MENGHARAP RIDHO TUHAN, JANGAN MENGHARAP PUJIAN MANUSIA”. (ijbm)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close