Antisipasi Jaringan Teroris, Brimobda NTB Latih Perang Hutan

anggota brimob saat latihan di hutan
anggota brimob saat latihan di hutan

tribratanewsntb.com – Mataram Tertangkapnya otak gembong teroris bernama santoso pada bulan juli 2016 lalu di hutan pegunungan Tambarana, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah membuat keberhasilan bagi Kepolisian yang begitu memukau, namun hal  tersebut tidak menyurutkan untuk melakukan penangkapan bagi antek-anteknya, karena diduga keberadaan anak buah atau jaringan-jaringannya lainnya masih berkeliaran dan tidak menutup kemungkinan mereka bisa saja bersembunyi di daerah hutan belantara nusantara.

Khususnya di Polda NTB, Satuan Brimobdanya dilatih secara khusus untuk menangani persoalan dalam hal penanganan terorisme dengan melakukan pelatihan kemampuan perang di hutan (junggle war fare) dan junggle survival selama tiga hari lamanya di daerah hutan sesaot Lombok Barat rabu (31/8) .

Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Umar Septono yang membuka pelatihan tersebut mengungkapkan kepada seluruh peserta dalam menjalani latihan agar selama melaksanakan pelatihan dengan nama Gerilya Anti Gerilya (GAG) secara sungguh-sungguh untuk membentuk sifat Brimob Polri yang tangguh.

“Salah satu upaya untuk membentuk anggota Brimob Polri yang terampil, jujur, berdisiplin tinggi, serta memiliki kemampuan untuk menjadi Polisi yang siap sedia, mandiri, dan profesional dalam melaksanakan tugas dan fungsi Brimob dalam mengantisipasi segala gangguan sebagai akibat dampak negatif perubahan perkembangan lingkungan strategis yang terjadi dan menambah perkuatan pada satuan kewilayahan Polri khususnya Brimob” tutur Kapolda.

Sebanyak 150 personil Brimobda ikut berlatih dengan perwakilan masing-masing dari jajaran se Polda NTB dan ini harapan Kapolda kepada para peserta pelatihan, “Dengan dilaksanakan pelatihan ini bukan saja mampu meningkatkan kemampuan perorangan dan keterampilan teknis semata, akan tetapi juga akan mampu mengembangkan peningkatan kesiapsiagaan satuan Brimob Polri dan kebanggaan korps serta kehormatan kesatuan dan pribadi”. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close