Polda NTB Berhasil Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal

barang bukti kayu yang disita polisi
barang bukti kayu yang disita polisi

tribratanewsntb.com – Mataram  Ditemui di ruang kerjanya senin (29/8), Kasubdit IV Dit Reskrimsus Polda NTB AKBP I Komang Sudana menuturkan bahwa saat ini timnya sedang melakukan pemeriksaan dan penyitaan terhadap puluhan meter kubik kayu yang berada diatas sebuah truk dan menahan 1 orang supir, tak tanggung-tanggung tindak pidana tersebut termasuk tindak pidana perlindungan pencegahan perusakan hutan dengan ancaman hukuman paling singkat 1 tahun paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit 500 juta maksimal 2,5 miliar.

“Kita sita 1 buah truk puso yang berisi 600 batang kayu jati berbagai jenis ukuran, kurang lebih sekitar 19 meter kubik” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan sementara mengarah bahwa kayu-kayu tersebut dibawa dari hutan yang berada diwilayah sumbawa tepatnya didaerah Lendang Guar, Kabupaten Sumbawa Besar dan akan didistribusikan ke daerah Jawa Timur, namun berdasarkan pantauan timnya yang berada dilapangan, tak sempat menyebrang melalui pelabuhan lembar, truk yang berisi kayu jati tersebut diamankan di daerah Jalan Lembar Lombok Barat.

“Setelah diamankan kita langsung mengajak instansi terkait dalam hal ini Dinas Kehutanan untuk mengecek dari keabsahan nota angkutan yang digunakan untuk mengangkut kayu tersebut” tambahnya.

Terkait tindak pidana tersebut dalam menentukan tersangkanya, Pihak Kepolisian telah memeriksa 4 orang saksi termasuk supir, selain itu juga melakukan pengecekan lokasi penebangan yang berada di wilayah Sumbawa bersama dinas Kehutanan untuk melaksanakan lacak balak atau untuk mengecek tonggak kayu, apakah ada kesamaan atau tidak kayu di TKP dengan yang ada di atas truk.

“Berdasarkan dari acak balap tersebut kesimpulan dari ahli dalam berita acara bahwa kayu-kayu tersebut memang berasal dari jenis yang sama, dalam hal ini kayu jati, namun dari ukuran serta dokumen ditemukan atau tidak sesuai dengan yang dimuat truk” ungkapnya.

Tindak lanjut yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian yakni pemeriksaan terhadap tambahan saksi-saksi lainnya dan menunggu hasil pemeriksaan  ahli dari kehutanan, serta menentukan tersangka dibalik tindak pidana ini. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close