Polda NTB Berhasil Ungkap ML Dugaan Setubuhi Anak Kandung.

kasubdit empat reskrimum polda ntb
kasubdit empat reskrimum polda ntb

tribratanewsntb.com – Mataram Kembali dari Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB berhasil mengungkap kasus persangkaan terhadap melakukan persetubuhan anak dibawah umur. Press release yang dilakukan diruangan Kasubdit IV jumat (26/8) tersebut menguak tentang persetubuhan yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap anaknya dengan inisial GL yang masih berusia masih 15 tahun.

Dari penuturan yang disampaikan oleh Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB AKBP I Putu Bagiartana, SH. M.I.Kom, bahwa korban yang baru tamat SMP tersebut telah diperkosa dan disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri, awalnya karena enggan bercerita terhadap apa yang dilakukan ayahnya kepada korban, peristiwa itupun tertutupi hingga pada tanggal 5 agustus 2016  yang lalu, terungkap dengan keberanian korban bercerita kepada ibu kandungnya yang dikabarkan telah bercerai.

”Kasus ini kita ungkap atas laporan ibunya yang keberatan terhadap perbuatan mantan suaminya” ungkap Kasubdit.

Setelah dilakukan pengungkapan, dari Kepolisian akan lakukan proses pemeriksaan baik dari pelaku itu sendiri maupun dari keterangan saksi-saksi dan saksi korban, berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, perlakuan hina itu dilakukan didalam kamar ayahnya sendiri, hal tersebut dapat terjadi disebabkan kemungkinan terbesar keberadaan ibu yang sudah tidak ada lagi, dikarenakan bercerai, ibu tinggal di Lombok Timur, sementara korban bersama neneknya dan ayahnya di Sumbawa.

“Tersangka telah ditahan di rutan Polda NTB dengan persangkaan melakukan persetubuhan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 5 tahun minimal sampai dengan 15 tahun dengan denda 5 miliar” ungkap AKBP Putu.

Saat ini korban telah mendapatkan pelayanan khusus yang difasilitasi oleh Polda NTB, seperti ahli psikiater untuk memulihkan traumatik yang terjadi padanya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close