Kapolsek Labuhan Haji Undang Kadus Terkait Perkelahian Siswa SMU

ilustrasi

tribratanewsntb.com – Lotim, Jumat (26/8) sekitar pukul 20.00 Wita bertempat di Lapangan  Futsal Like Dusun Loang Tuna Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji, Kab. Lombok Timur terjadi perkelahian sesama pemain futsal antara YM (16) dengan AA (16), TM (16) dan RA (16) yang merupakan sama-sama pelajar SMUN 1 Labuhan Haji Lombok Timur.

Perkelahian tersebut berawal sekitar pukul 19.30 Wita ketika pertandingan intern siswa SMUN 1 Labuhan Haji antara siswa jurusan IPS melawan siswa jurusan IPA, Saat permainan berlangsung sering terjadi benturan antara pemain sehingga salah satu pemain siswa jurusan IPS inisial YM  menegur lawan mainnya dari siswa jurusan IPA agar bermain lebih sportif.

Siswa jurusan IPA yang mendengarnya tidak terima dengan teguran dari YM dan merasa tersinggung sehingga menyebabkan AA, TM, RA melakukan pemukulan terhadap YM dan mengakibatkank orban mengalami luka memar pada pelipis sebalah kiri. Karena terjadi perkelahian tersebut permainan futsal dihentikan dan para siswa yang bertanding membubarkan diri.

Sekitar pukul 20.30 Wita korban bersama dengan AY (kakak korban) dan teman-temanya dengan menggunakan 6 unit sepeda motor mendatangi Dusun Sisik Desa Labuhan Haji bermaksud untuk mencari keberadaan pelaku pemukulan terhadap adiknya, tetapi warga Dusun Sisik tidak terima terhadap sikap AY sehingga sempat terjadi keributan.

Merasa kalah jumlah AY dan teman-temannya kembali ke Dusun Mandar  untuk menentukan sikap terhadap kelanjutan peristiwa pemukulan yang dilakukan oleh warga Dusun Sisik. kemudian sekitar pukul 21.30 Wita korban didampingi oleh ayahnya mendatangi Polsek Labuhan Haji untuk melaporkan kejadian pemukulan tersebut agar dilakukan proses hukum.

Sebagai langkah awal untuk terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Desa Labuhan Haji, Kapolsek Labuhan Haji Polres Lotim Polda NTB Iptu Muhajirin sekitar pukul 22.00 Wita mengundang Kadus Mandar dan Kadus Sisik untuk dilakukan pertemuan guna mencari solusi penyelesaian permasalahan tersebut agar bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan sehingga tidak menyebabkan permasalahan yang lebih besar sampai terjadinya perkelahian antar pemuda. (yos/wea)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close