Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Obat Terlarang

WhatsApp Image 2016-08-26 at 4.24.47 PM

tribratanewsntb.com – Mataram Tramadol, Dextrometrophan, dan Trihexyphenidril merupakan beberapa jenis obat yang telah dilarang peredarannya oleh pemerintah karena dinilai memiliki efek yang kurang baik bagi kesehatan. Disi lain, penyalahgunaan obat jenis ini masih ditemui dimasyarakat yang bila dikonsumsi dengan dosis yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Kasubdit I Dit Res Narkoba Polda NTB AKBP Chepy Ahmad Hidayat dalam siaran persnya siang tadi di Lobi Polda NTB, Jumat (26/8) menerangkan bahwa pihaknya melakukan penggeledahan di rumah milik J dicurigai ada transaksi obat yang dilarang peredarannya, J beralamat di daerah Kampung Lekok, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram.

“Di kediaman atas nama J didapat sekitar 69 Strip Tramadol pada hari Rabu(24/8) jam 09.00 Wita ” ujarnya.

Informasi yang didapat dari masyarakat ini kemudian dikembangkan bersama Subdit III Dit Res Narkoba Polda NTB yang mengarah ke rumah MS(31) di daerah Gomong, Mataram.

“Setelah mengadakan penggeledahan kami dapatkan sekitar 1.450 strip Tramadol atau sama dengan 14.500 butir” ungkapnya.

Tak hanya Tramadol, petugas juga menemukan obat  jenis lain yang juga dilarang beredar saat penggeledahan itu.

“Untuk Dextrometrohan sekitar 25.000 butir dikemas dalam satu kemasan, kemudian Trihexyphenidril kami dapati sekitar 40 strip atau sama dengan 400 butir” paparnya.

Tersangka dikenai Pasal 197 Undang – Undang Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan terkait ijin edar, karena pelaku tidak memiliki ijin atau kewenangan terhadap obat – obat tersebut dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 milyar. [hoff]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close