Ternyata Polisi Perlu Ikut Nyongkolan Adat Sasak …

23 Agustus, 2016
94 Views
polisi kawal prosesi nyongkolan

polisi kawal prosesi nyongkolan

tribratanewsntb.com – Mataram Dalam pengertiannya, nyongkolan adalah sebuah kegiatan adat yang menyertai rangkaian acara dalam prosesi perkawinan pada suku sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini berupa arak-arakan kedua mempelai dari rumah mempelai pria ke rumah mempelai wanita, dengan diiringi keluarga dan kerabat mempelai pria, memakai baju adat, serta rombongan musik yang bisa gamelan atau kelompok penabuh rebana, atau disertai Gendang beleq pada kalangan bangsawan.

Dengan begitu tidak menutup kemungkinan ada potensi rawan terjadinya sebuah konflik, karena sesuai dalam penjelasan diatas nyongkolan adalah arak-arakan dengan iringan kerabat, baik kerabat dari pihak laki-laki maupun perempuan terlebih latar belakang atau desa yang berbeda, sengaja atau tidak sengaja bila ada ketersinggungan diantara mereka maka ada potensi konflik akan terjadi.

Disinilah Polisi NTB perlu hadir, ikut dan mengawal sebuah prosesi adat turun temurun suku sasak, memberikan rasa nyaman bagi warganya tak terkecuali bagi petugas Polisi Wanita, mereka juga terlihat berdiri ditengah-tengah kerumunan prosesi nyonkolan untuk memberikan rasa aman agar terciptanya situasi yang kondusif.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti kepada media tribratanewsntb.com menuturkan bahwa kehadiran Polisi saat-saat kegiatan tersebut sangat perlu, selain dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, juga menjalin silaturahmi dengan hadirnya petugas Kepolisian yang berada dilapangan.

“Dengan Polisi yang ikut acara nyongkolan, selain situasi menjadi selalu kondisif, masyarakatpun dapat mengenal Polisi lebih dekat” tutur Kabid Humas selasa (23/8) diruang kerjanya.

Menempatkan personilnya labih dari satu orang juga adalah langkah yang sangat efektif untuk mengurai kemacetan jalur yang akan digunakan sebagai perosesi nyongkolan tersebut, seperti akan memberlakukan system buka tutup apabila jalur jalan raya dengan dua arah.

“personil yang ikut mengawal paling tidak dua orang, untuk antisipasi kemacetan jalan” imbuhnya. (yos)

You may be interested

Headline
shares4 views

Peringatan Hari Kartini, Polwan Satlantas Polres Mataram Menjadi Pembina Upacara di Sekolah

Polres Mataram - Apr 21, 2018

Mataram - Polres Mataram, Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2018, Satlantas Polres Mataram melakukan inovasi dengan menempatkan polisi wanita(Polwan)…

Reskrim
shares5 views

Pelaku Pengedar Judi Togel, Seorang Ibu Ditangkap Polisi

Polres Mataram - Apr 21, 2018

Mataram - Pelaku pengedar judi togel ditangkap unit Reserse Kriminal Polsek Lingsar dipimpin Kapolsek Lingsar Ipda Erny Ernawati pada pukul…

Miliki 0,34 Gram Sabu, Warga Rabadompu Barat Dibekuk Polisi
Headline
shares2 views
Headline
shares2 views

Miliki 0,34 Gram Sabu, Warga Rabadompu Barat Dibekuk Polisi

Polres Bima Kota - Apr 21, 2018

Bima Kota – Tak hanya memberantas dan mencegah penyakit masyakat dengan merazia tempat-tempat penjualan minuman keras,  Kepolisian Resor Bima Kota…

Leave a Comment

Your email address will not be published.