GIAT SIMPOSIUM KEBANGSAAN REFLEKSI HARI KEMERDEKAAN RI KE – 71 DI KOTA BIMA

SIMPOSIUM KEMERDEKAAN RI KE 71 DI KOTA BIMATribratanewsntb_Bima Kota, Giat Simposium Kebangsaan Refleksi Hari Kemerdekaan RI Ke-17, Kamis (18/08/2016) pukul 08.30 wita dengan Tema “Membumikan Semangat Nasionalisme Dalam Rangka Mereduksi Konflik Horizontal dan Radikalisme Di Kota Bima”, bertempat di Aula SMAN 2 Kota Bima. yang di adakan oleh LSKA NTB (Lembaga Studi Konflik dan Advokasi). Adapun yang hadir dalam giat acara tersebut antara lain Walikota yang di wakili oleh anggota DPR, Dandim 1608 yang di wakili oleh Danramil 01 A.A. GEDE RAI. B, perwakilan Kesbangpol, TOGA, TOMA, TODA. Dalam giat tersebut adapun penyampaian dari Pemateri di antaranya :

  • DANDIM 1608 yang di wakili oleh Danramil 01 An. A.A. GEDE RAI dengan Tema 4 pilar – pilar kebangsaan yaitu :
  •     PANCASILA banyak di antara kita yang berdasarkan fakta bahwa banyaknya yang masih tidak menghafal butir – butir Pancasila sehingga etika dalam berkehidupan banyak yang sangat mengecewakan.
  •     UUD 45
  •     NKRI luasnya wilayah kita ini harus kita jaga, dan harus mampu dikelola oleh kita sebagai generasi bangsa sehingga kita harus berprinsip NKRI Harga Mati.
  •     BHINEKA TUNGGAL IKA dari beberapa contoh permasalahan dalam kehidupan sehari – hari akibat dari tidak bersatunya kita semua. Peranan TNI dengan memberikan wawasan terhadap sekolah yang ada di Kota Bima sehingga memiliki wawasan yang dapat diandalkan dan dapat bermanfaat bagi negara dan bangsa.
  • Penyampaiaan Materi Kesbangpol Dagri yang di wakili oleh Sdra. SUGIANTO Konflik di Kota Bima di akibat dari banyaknya faktor penyebab di antaranya :
  •     Gampang tersinggung
  •     Pamahaman Agama yang masih minim
  •     Situasi Ekonomi yang pas – pasan.
  •     Terkait kasus terorisme masyarakat Bima pada dasarnya adalah korban yang di manfaatkan oleh para pendatang dengan memanfaatkan keramah tamahan masyarakat Bima. dari pihak pemerintahan tetap melakukan suatu upaya pencegahan dan berharap kerjasama masyarakat luas dalam mendukung kerja pemerintah dalam menyelesaikan setiap konflik yang ada.
  • Penyampaian dari ketua DPR yang di wakili oleh Sdra. ANWAR ARMAN. SE.
  •     DPRD Kota Bima sudah membuat perda no.7 thn 2016 tentang.
  •     Mengingatkan pada pemerintah agar segera mensosialisasikan perda tsb.
  •     Di Kota kita ini telah ada virus – virus yang menandakan adanya kelompok radikal dan sebagai aggota DPRD Kota Bima tetap menerima ansipirasi untuk di buatkan suatu peraturan daerah demi menjaga proses regenerasi di masa yang akan datang. Dan kurikulum pendidikan harus di buat lebih hebat lagi agar pelajar dan pemuda kita yang ada menjadi generasi yang lebih mencintai bangsanya.
  • Penyampain dari Akademisi An. Drs. TAUFIKURAHMAN. Mpd.
  • Secara akademik banyak perbedaan dalam suatu kehidupan sehingga menimbulkan suatu konflik begitupan dalam hal ini konflik Ideologi.konflik terbagi menjadi 2 Horisontal dan Fertikal yaitu antara masyarakat dan masyarakat sedangkan konflik Fertikal antara Masyarakat dan Pemerintah.
  • Perlu kurikulum yang mengajarkan Bahwa agama Islam yang Benar dan bukan tempat suatu kelompok yang mengajarkan suatu Doktrin secara Ilegal sehingga banyak bermunculan teroris.
  • Perlu di ingat munculnya konflik salah satunya adalah akibat dari kesenjangan sosial ini merupakan tugas berat bagi pemerintahan dan di jiwai bahwa di perlukan penjiwaan terhadap nilai penolakan terhadap kelompok Radikal,di masyarakat apabila menemukan suatu perkumpulan yang menurut mata kita ada suatu kejanggalan maka perlu di lakukan pemberitahuan pada aparatur pemerintah dan keamanan agar Bima sebagai Zona Merah sebagai sarang konflik Ideologi yang memicu Radikal tidak lagi kita sandang dan perlu kita ketahui bahwa Bima saat ini tidak memiliki tokoh panutan, karna semua sibuk dengan kepentingan masing – masing dengan alasan kesejahteraan dan ekonomi dan hanya satu kata yaitu Bhineka Tunggal Ika.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.25 wita berjalan dengan Lancar dan Aman serta dilakukan pengamanan tertutup oleh anggota Polres Bima Kota.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close