Pengguna Jalan Acuhkan Imbauan Polisi

himbauan kepada pengguna jalan raya
himbauan kepada pengguna jalan raya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Aparat kepolisian masih menemukan adanya masyarakat yang abai terhadap imbauan. Pengalihan arus demi kelancaran MTQ Nasional ke-26 tak sepenuhnya diindahkan. Akibatnya, beberapa titik masih ditemui kemacetan.

“Evaluasi kemarin hari ini masih banyak masyarakat yang protes,” ungkap Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto, SIK ditemui di Pos Pengamanan Terpadu Ops MTQN Gatarin 2016 di kawasan Islamic Center, Mataram, Jumat (29/7). Sejumlah persimpangan dari pantauan, sejak rangkaian kegaitan menyambut MTQN terpantau padat.

Seperti di persimpangan jalan Langko ke jalan Pariwisata dan Jalan Hos Cokroaminoto. Untuk tujuan Cakranegara. Sementara yang menuju Ampenan, Jalan Pendidikan dari arah Jalan Catur Warga terpantau padat merayap. Sejumlah pengendara memaksa masuk menuju jalan Pejanggik. Padahal jalan tersebut sedianya steril pada pelaksanaan Pawai Taaruf Jumat (29/7) kemarin.

“Makanya kita mengimbau lagi, ada jalan ditutup mohon maklum,” kata Kapolres. “Ini kita atur pengalihan arusnya. Kalau tidak kita atur tambah macet lagi nanti. Bisa lebih panjang.” Ia tidak menampik mengenai adanya gangguan lalu lintas akibat adanya pengalihan arus tersebut. Namun, di beberapa titik yang disebutkan tadi, ia mengklaim masih bisa diurai aparat yang ditugaskan berjaga.

“Kalau ada macet sabar sejenak. Macet total tidak ada. Agak terlambat sedikit mungkin iya,” terangnya. Pengalihan arus masih terjadi hari ini, Sabtu (30/7) berkenaan dengan acara pembukaan MTQN. Yang sedianya dibuka langsung Presiden RI. Rute kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu disterilkan. Selain kemacetan dan pelanggaran lalu lintas tersebut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Sebab, kerawanan copet dan jambret dimungkin mengintai. Memanfaatkan kelengahan masyarakat di tengah keramaian.

“Kita punya pos pengamanan terpadu. Isinya TNI, Ormas, polisi. untuk memantau dan sebagai pos sentral pengaduan masyarakat apabila terjadi kriminalitas,” jelasnya.(azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close