Amankan MTQ Nasional ke-26, Wujudkan Keamanan dengan Menjaga Kenyamanan

pengamanan saat malam penutupan MTQ
pengamanan saat  MTQ

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Kawasan Islamic Center selama pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 akan disterilkan. Pengamanan pintu masuk dilengkapi security door. Penggunaan kamera drone juga bakal diatur. Namun, polisi dan aparat pengamanan lain harus tetap menjaga kenyamanan hadirin. “Memang itu begitu, kita wujudkan keamanan dengan tetap menjaga kenyamanan. Polisi jangan arogan,” tegas Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol Dewa Putu Maningka Jaya, Selasa (26/7), dalam press conference persiapan MTQ Nasional ke-26 di ruang Pameran Peradaban Islam, kawasan Islamic Center.

Menurutnya, pengamanan sejatinya dilakukan dengan tujuan kenyamanan. Sebab, sangat berkaitan erat dengan citra Provinsi NTB. Tamu undangan dari luar daerah bakal merespons NTB sebagai tuan rumah yang baik jika mampu mewujudkan itu. Termasuk bagaimana pola pengamanan itu diterapkan. “Memang ada beberapa masyarakat yang kalau ditegur malah ngeyel, marah. Sudah diprediksi itu berdasarkan pengalaman. Tapi, polisi juga kita arahkan untuk tetap bersikap santun,” paparnya.

Maningka menjelaskan, pengamananan dikerahkan sebanyak 2.920 personel gabungan. Aparat kepolisian sendiri mengerahkan 1.685 personel. Sejumlah itu bakal menyebar di sejumlah titik. Baik yang melakukan pengaturan dan pengawalan lalu lintas, patroli tertutup dan terbuka, serta penempatan di objek vital. Enam posko pengamanan terpadu juga didirikan.

Dua diantaranya di kawasan Islamic Center, satu di Taman Sangkareang, di Pelabuhan Lembar dan Kayangan, di kawasan Bandara LIA, dan di sejumlah tempat penginapan para tamu peserta MTQN. “Posko itu untuk menerima pengaduan. Misalnya kalau ada kejadian jambret, kehilangan anggota keluarga. Initnnya untuk memberi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnnya.

Pengamanan kewilayahan juga melakukan operasi pengamanan. Seperti Polres Loteng di manan Masjid Agung Praya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan. Demikian juga di Bencingah Pendopo Bupati Lobar yang diberi atensi Polres Lobar. “Semua sudah diatur. Sudah tercatat. Kita maksimal lakukan pengamanan,” ujar Maningka.

Pihaknya juga memberi atensi terhadap pengoperasian kamera tanpa awak (drone) di lokasi pelaksanaan MTQN. “Ada pesan dari Paspampres seperti itu. Tetapi nanti penerapannya bagaimana kita sesuaikan setelah protokol kepresidenan berkordinasi,” paparnya. Presiden Jokowi direncanakan membuka MTQN pada Sabtu, 30 Juli mendatang di Astaka Islamic Center. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close