Dua Anak Tertangkap Polisi, Diduga Pesta Sabu

ilustrasi penangkapan pelaku narkoba
ilustrasi penangkapan pelaku narkoba

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram– Lima kawan sepermainan di kawasan Dusun Mendagi, Desa Beleke, Gerung, Lobar digelandang polisi. Lantaran kedapatan tengah pesta sabu. Mirisnya dua diantaranya adalah remaja, yakni TH(17), siswa kelas XII SMA, dan AS (16) remaja putus sekolah.

Kanit I Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKP Agus Dwi Ananto menjelaskan, penggerebekan itu berdasarkan pengintaian yang bermula dari keresahan warga setempat. Disinyalir, di rumah milik HN (23) tak hanya tempat nongkrong, namun diduga kerap pula digunakan untuk pesta sabu. Pada saat penggerebekan di rumah yang berbatasan langsung dengan masjid itu pun mereka ditemukan sedang bergiliran menghisap sabu.

“Di kamar ada tiga orang. Di luar dua orang. Ditemukan poket bekas digunakan dan alat hisap,” terangnya ditemui Jumat (22/7) di Mapolda NTB. Para pelaku digerebek Kamis (21/7) sekitar pukul 15.00 Wita. mereka antara lain, HN, TH, AS, keempatnya teridentifikasi positif narkoba. Ada pula MI (25) yang turut digelandang. Pada saat penggerebekan itu ia hanya mampir sebentar.

Menitip telepon genggamnya untuk diisi ulang. Namun, tim Opsnal Subdit II tidak langsung percaya dengan bergerak menggeledah seisi rumah. Ternyata, di bagian kamar rumah ditemukan sejumlah poket bekas pakai. Dua diantaranya belum sempat digunakan.

“Ada 20 poket. Dua poket beratnya 0,2 gram tidak sempat dipakai,” kata Agus Dwi. Mantan Kasatreskrim Polres Mataram itu menambahkan, delapan unit telepon genggam juga ikut diamankan. Diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan pemasok. Dari interogasi sementara terungkap, dua remaja di bawah umur itu juga berperan sebagai kurir. Agus Dwi menyebutkan, mereka diupah oleh seseorang untuk sekali waktu mengantarkan barang pesanan. “Dua orang ada sebagai kurir,” ungkapnya. mengenai identitas terduga bandar, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk penyelidikan. “Masih pengintaian untuk kita kejar,” imbuhnya.

Ia mengatakan, para pelaku diganjar pasal 127 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. pihaknya berkordinasi dengan BNNP NTB untuk memproses lebih lanjut penyalahguna narkotika. “Apakah direhabilitasi, ini sedang kita kordinasikan,” tandasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close