Polda NTB Siap Amankan Lebaran Topat

Kombes Pol Budi Indra Dermawan
Kombes Pol Budi Indra Dermawan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Kemacetan bakal menjadi momok pengguna jalan dalam perayaan Lebaran Topat hari ini. Masyarakat diminta mewaspadai Jalan Raya Senggigi, Batulayar, Lobar dan Jalan Lingkar Selatan, Ampenan, Mataram agar tidak terjebak macet. Bagi masyarakat yang merayakan Lebaran Topat, diharapkan waspada aksi curanmor dan menghindari penggunaan mobil pengangkut barang digunakan mengangkut penumpang.

Hal itu disampaikan Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda NTB, Kombes Pol Budi Indra Dermawan, SIK MSi di Mapolda NTB, kemarin. Ia menjelaskan, di sejumlah titik bakal diberlakukan arus satu arah ketika macet total terjadi.

“Titik macet sepanjang jalur ke Senggigi. Juga arah Loang Baloq,” ujarnya. “Jika nanti di titik tertentu dinyatakan macet total, kita berlakukan satu arah di simpang tiga Montong dan simpang Sandik.” Polda NTB mengerahkan 1.324 personel dalam rangka pengamanan Lebaran Topat 2016 ini. Sejumlah personel tersebut merupakan bagian dari Operasi Ramadniya 2016.

“Insyaallah kita sudah siap. Polres Lobar, Polres Mataram, BKO Polda NTB sudah lakukan antisipasi,” terangnya. “Masing-masing titik rawan diisi personel. Dari jam tujuh pagi sudah siaga sampai selesai,” imbuhnya. Sejumlah kawasan wisata pantai berdasarkan laporan Polda NTB bakal menjadi pusat perayaan Lebaran Topat. Seperti di Pantai Duduk, Batulayar yang bakal dihadiri Bupati Fauzan Khalid. Begitu juga di pantai sepanjang garis pantai Lombok Barant seperti Pantai Senggigi, Pantai Kerandangan, Kecamatan Batulayar; Pantai Induk dan Pantai Cemara, Lembar; Pantai Elak-elak dan Pantai Nambung Sekotong.

Sementara di kawasan Lombok Utara, yakni Pantai Sire, Pantai Tembobor, Pantai Ombak Beleq, Pantai Medana, Pantai Malimbu, Pantai Nipah Teluk Nara, serta di air terjun Sendang Gila, Senaru. Selain fungsi Lantas, kata Dirlantas, fungsi lain juga diterjunkan seperti tim opsnal Reskrim, tim Identifikasi, dan Intelijen serta Polair.

“Fungsi lidik reserse Polsek juga dilibatkan,” ujarnya. Masyarakat pengguna sepeda motor diimbau untuk tetap menggunakan kunci ganda ketika memarkir kendaraan. Demikian juga kendaraan roda empat bak terbuka dilarang keras digunakan untuk mengangkut penumpang. “Dilarang penumpang naik bak terbuka. Kita sudah sosialisasi. Tapi jika masih ada yang melanggar, kita tindak,” tegasnya.

“Tidak baik untuk keselamatan. Kita sudah sosialisasi meskipun nanti kita prediksi kepatuhan masyarakat tidak sampai seratus persen.” Mengenai penindakannya, sambung dia, pengemudi yang melanggar bakal disanksi tilang. Baik berupa penurunan penumpang secara paksa maupun penyitaan dokumen kendaraan.

“Karena gak mungkin juga yang sudah jalan jauh-jauh kita suruh balik, nanti kita catat tilang yang bersangkutan. Agar ke depan tidak melakukan lagi,” tandasnya. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close