Cerita Tentang Mereka Yang Tetap Siaga di Hari Raya

AKP Jumariyanto (berdiri tengah) mengatur lalu lintas kendaraan yang melintas di simpang tiga Taman Narmada. Siang itu lalu lintas terpantau ramai lancar.
AKP Jumariyanto (berdiri tengah) mengatur lalu lintas kendaraan yang melintas di simpang tiga Taman Narmada. Siang itu lalu lintas terpantau ramai lancar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri lekat dengan suasana akrab berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman. Namun, tak demikian bagi AKP Jumariyanto. Bagi polisi asal Banyuwangi itu, tradisi mudik merupakan barang asing. Wakapolsek Narmada itu, Senin (4/7) tampak kokoh berdiri di pinggir jalan di simpang tiga Taman Narmada, Lobar. Siang itu merupakan jadwal shift-nya menjaga ketertiban arus mudik 2016.

“Memang setiap tahun tidak pernah cuti mudik lebaran. Apalagi tahun ini arus lalu lintas semakin padat,” ujarnya ketika berbincang di sela-sela kegiatannya menjalankan tugas di Pos Pengamanan Ops Ramadniya Simpang Tiga Taman Narmada.

Ayah satu anak ini mengaku puncak kerinduannya kepada sanak saudara ketika kumandang takbir tiba. Hal itu mengingatkannya pada keriuhan seisi rumah di kampung halamannya di Cluring, Banyuwangi. Perwira pertama lulusan Pusdik Brimob Watukosek Mabes Polri ini sudah kebal dengan protes pihak keluarga. Yang merindukan kehadirannya saat hari raya.

“Tapi keluarga sudah maklum sih ya. Keluarga besara saya ABRI jadi mereka sudah paham saya sedang tugas negara,” sebut pria 57 tahun ini. Pengabdiannya sebagai anggota kepolisian selama 35 tahun menguatkannya. Ia menyadari resiko dan konsekuensi menjadi abdi negara. Meski pada saat lebaran setiap tahunnya ia kerap dirundung rindu. “Kalau sama keluarga semua kumpul di rumah biasanya lebih hangat ya suasananya,” kata Jumariyanto.

“Tapi lewat telepon ada saja keponakan yang tidak mau ketinggalan THR-nya,” ungkapnya sambil tertawa renyah. Ia berharap sanak famili di pulau Jawa sana tetap dianugerahi kesehatan dan keberkahan. Hal itu bakal menjadi pelecut semangatnya untuk bekerja lebih baik lagi. Di sisa satu tahun pengabdiannya, ia yang bertugas sejak 1985 ini bertekad untuk mengerahkan sisa kemampuannya mengawal kamtibmas di NTB, khususnya Kecamatan Narmada, Lobar. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close