Polres Mataram Kantongi Kerugian Negara Kasus Alkes

AKBP Heri Prihanto, SIK
AKBP Heri Prihanto, SIK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Timbulnya kerugian negara akibat dugaan penyimpangan pengadaan Alkes di 11 Puskesmas menemui titik terang. Nilainya pun sudah dikantongi tim penyidik. Begitu pula dengan indikasi perbuatan melawan hukumnya. Hal itu berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan NTB yang diterima dua pekan lalu.

Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto, SIK menjelaskan, angka kerugian itu akan menjadi salah satu alat bukti pengusutan proyek senilai Rp 1 miliar itu.

“Kerugian negaranya Rp 200 sampai 300 juta,” ungkapnya enggan merinci. Meski pada awalnya pihaknya menduga kerugian negara yang timbul dapat mencapai Rp 700-an juta.

Kendati demikian, pihaknya memastikan terkait indikasi tindak pidana korupsi ditemukan. Dalam hasil audit investigasi yang diterima tersebut, sambung Kapolres, terkuak pula sejumlah penyimpangan mengarah pada perbuatan melawan hukum. Diantarannya mark up harga dan ketidaksesuaian spesifikasi.

“Nanti kita lihat apakah ada indikasi ke situ. Yang jelas ada unsur Tipikornya,” terang Kapolres. Awal bulan Mei lalu, tim auditor BPKP turun ke lapangan. Selama dua pekan, dari tanggal 8 Mei hingga 15 Mei, BPKP turun cek lapangan. Salah satunya ke Pemkot Mataram. Melakukan audit investigasi.

Audit investigasi BPKP itu berdasarkan permintaan Polres Mataram untuk melengkapi berkas keterangan saksi ahli. BPKP juga diminta audit kerugian negara. Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Mataram mematangkan penyelidikan kasus senilai Rp 1 miliar, yang dimulai pada 2015 lalu itu.

Penyelidikan dugaan korupsi pada proyek pengadaan Alkes untuk 11 Puskesmas di kota Mataram ini telah memeriksa sejumlah nama, diantaranya pihak kontraktor pemenang tender, KPA, dan PPA pada Dikes kota Mataram. Tender pengadaan alkes tersebut dimenangkan oleh PT. MM dengan nilai penawaran Rp. 1.015.000.000.000. Pagu anggaran yang bersumber dari APBN 2014 itu adalah senilai Rp. 1.029.797.000.000. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close