Polda NTB Ingatkan BPN Soal Tumpang Tindih Sertifikat Tanah

kapolda NTB umar septono
kapolda NTB umar septono

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

tribratanewsntb.com Mataram – Polda NTB mendesak BPN di masing-masing wilayah untuk serius dalam penerbitan sertifikat tanah. Masih banyak ditemukan sertifikat kepemilikan tanah yang tumpang tindih. Hal itu seringkali menimbulkan konflik sehingga menjadi atensi pihak kepolisian.

“Penyertifikatan ini boleh dibilang tumpang tindih. Kita sudah kordinasi dengan BPN. Penerbitan harus betul-betul melalui cek dan ricek,” tegas Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Muhammad Suryo Saputro, SIK.

Menurutnya, dalam perkara pertanahan yang ditangani pihaknya selama ini, banyak ditemui sertifikat ganda atau bahkan dalam luasan objek yang sama memiliki sertifikat lebih satu. “Jadi (penerbitan sertifikat) jangan sekadar formalitas. Rilis tanpa cek di lapangan. Ini sudah kita pesan betul-betul,” ujarnya. Dalam menangani kasus sengketa tanah pun pihaknya juga harus jeli. Sebab, terkadang kasus tersebut di pengadilan masih disengketakan secara perdata.

“Tapi dalam sengketa tanah langsung muncul pidana juga ada,” sebut Suryo. Ia menyebutkan, kebijakan Bareskrim Mabes Polri menghendaki adanya mediasi dalam setiap penanganan kasus sengketa tanah. “Masing-masing pihak diberikan kesempatan komunikasi. Sebelum ranah hukum betul-betul dijalani.” Sebelumnya, Kapolda NTB Brigjen Pol Drs H Umar Septono SH MH menyebutkan persoalan sengketa tanah menjadi sangat krusial. Terutama di kawasan sekitar destinasi wisata unggulan seperti di KLU, Lombok Timur, dan Lombok Tengah serta Lombok Barat.

Sesegera mungkin akhir Juli nanti, diagendakan pertemuan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) membahas hal tersebut. Dalam objek tanah yang sama bahkan berdokumen hingga mencapai lima sertifikat. Ada pula dugaan tanah negara dimiliki warga negara asing tanpa melalui BPN.Saat ini dilakukan pemetaan terkait sejumlah kawasan rentan sengketa tanah. (azi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close