Di Labuapi, Mencapai Angka Tujuh Belas Juta Rupiah Raib Digondol Maling

ilustrasi bobol rumah
ilustrasi bobol rumah

tribratanewsntb.com – Labuapi Perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap rumah tempat tinggal, maupun barang berharga seperti uang dan perhiasan, terlebih biasanya menurut beberapa pandangan orang, sebelum puasa mengapa tambah meningkatnya angka kejahatan yang terjadi, sehingga dipandang perlu untuk mengantisipasi, karena ada baiknya waspada ditingkatkan lagi.

Kamis (26/5) dini hari sekitar pukul 04.00 wita menimpa seorang warga atas nama Mujiburrahman yang berumur 46 tahun, pekerjaan swasta, alamat di Dusun Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, dimana dirinya saat itu sedang tertidur pulas tiba-tiba ia melihat beberapa orang masuk kerumahnya dengan menggunakan tutup wajah dan sebilah parang dalam genggamannya, kemudian terbilah parang dileher korban dengan mengancam agar tetap diam dan tidak berteriak dan pelaku laiinya yang berada didalam kamar korban mengacak-ngacak seluruh bagian rumah tanpa terkecuali demi mendapatkan uang atau perhiasan yang bisa ditukar dengan rupiah.

“Menurut Keterangan Korban Pelaku yang masuk kerumahnya berjumlah kurang lebih 10 orang, dan para pelaku menggunakan penutup wajah” ungkap Kapolres Lombok Barat melalui Kasubag Humas Iptu Nyoman Wija saat dikonfirmasi kepada media tribratanewsntb.com.

Pihak Kepolisian yang mendapati laporan tersebut langsung melakukan olah TKP dirumah korban, adapun kehilangan yang dialami oleh korban berupa, satu unit HP merk Samsung Yhong warna putih, satu unit HP merk Samsung senter dan uang tunai sebesar Rp 15.000.000 ( lima belas juta rupiah ), sedangkan surat-surat juga menjadi terget pelaku untuk diambil seperti 1 lembar STNK Motor. An. ROHID, satu lembar Sim C An. SAMSUL HARIFIN, satu lembar KTP an. SAMSUL HARIFIN, satu lembar KTP an. MUSNIAH dan satu lembar KTP an. korban / pelapor sendiri.

“Hasil Olah TKP para pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela rumah, kemudian merusak grendel jendela dan masuk mengambil barang – barang milik pelapor sambil mengancam pelapor dan keluarganya, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian total berkisar tujuh belas juta rupiah ” ungkapnya.

Bagitu keji cara yang digunakan pelaku tersebut membuat para korbannya mengalami sebuah traumatik karena ancaman senjata tajam yang terhunus, namun untungnya tidak ada korban jiwa dialami oleh keluarga korban, kini pihak Kepolisian harus mengungkap dan menangkap para pelaku agar jangan terjadi terulang di masyarakat lainnya.

“Korban sudah melaporkan kejadian tersebut, untuk pelaku masih dalam penyelidikan” imbuhnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close