Untuk Memperdalam Kasus, Polisi Masih Menunggu Korban Hingga Pulih

ilustrasi korban syok
ilustrasi korban syok

tribratanewsntb.com – Lombok Tengah Lebih berhati-hati apabila pengguna kendaraan baik roda empat terlebih roda dua jika sepulang dari bekerja atau melancong mendekati tengah malam, sebaiknya diminta mengantar hingga tiba dirumah dari rekan atau sahabatnya, karena dikhawatirkan apabila terjadi sesuatu diluar dari perkiraan biasanya, dapat tertolong dengan sesegera mungkin, dimana masih ditemui tempat-tempat tertentu baik dalam situasi ramai ataupun sepi kejahatan selalu mengintai seperti jambret dan begal, terutama bagi para kaum hawa, namun bukan berarti gender adalah pilihan bagi para pelaku kejahatan ini.

Di Lombok Tengah di Dusun Kawo Jumat (20/5) sekitar pukul 22.00 wita seseorang telah menjadi korban kejahatan pencurian dengan kekerasan, dimana korbannya adalah Imron Rosidi laki-laki yang berusia sekitar 50 tahun dengan alamat  Kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, yang kini masih terbaring lemas akibat syok pasca kejadian yang menimpanya, sehingga pihak Kepolisian masih menunggu kepulihan dari pada korban untuk dimintai sejumlah keterangan.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin SIK membenarkan bahwa kejadian yang terjadi jumat malam tersebut kini masih dalam proses pihaknya sembari menunggu korban pulih dari syok.

“Korban hingga saat ini belum dapat dimintai keterangan karena masih shok dan pingsan” ungkapnya.

Berdasarkan hasil keterangan saksi yang ada di TKP, bahwa kejadian tersebut bermula ketika korban yang hendak pulang melalui jalan raya Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut sekitar pukul 21.00 wita, korban dihadang pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) sehingga pelaku berhasil menggondol sepeda motor korban dengan merk Honda Vario dan 1 buah HP milik korban, kemudian korban ditinggalkan oleh pelaku ditempat kejadian tersebut.

“Hingga saat ini korban belum melapor dan belum dapat memberikan Keterangan, kemudian sepeda motor yang dicuri tersebut masih belum teridentifikasi karena bukan milik korban, namun milik mahsun rekan korban” tambahnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close