Dikawal Polisi, Unjuk Rasa Di Sumbawa Berakhir Tanpa Anarkis

aksi unras yang berhasil diamankan pihak kepolisian
aksi unras yang berhasil diamankan pihak kepolisian

tribratanewsntb.com – Sumbawa Negara yang demokratis saat ini menumbuhkan beberapa aktivis yang terlihat geram terhadap beberapa penyelewengan sejumlah dana, terlebih dana tersebut berjumlah sangat besar namun keberadaannya masih dipertanyakan atau bisa jadi salah sasaran, sehingga para aktivis ini melakukan beberapa aksi seperti unjuk rasa sebagai bentuk ungkapan rasa protes agar semua apa yang mereka sangkakan terjawab dengan jujur.

Sumbawa, kamis (19/5), Aliansi Gerakan Masyarakat Mahasiswa Sumbawa mendatangkan sejumlah besar pasukannya yang ditujukan kepada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Daerah Sumbawa dengan melakukan aksi unjuk rasa, sehingga pihak Kepolisian Polres Sumbawa menerjunkan sejumlah anggotanya dari Satuan Sabhara Polres Sumbawa sekitar 1 regu dan unit patroli Polsek sekitar 5 personil, sebagai bentuk mencegah aksi anarkis masa.

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas Iptu Waluyo kepada media tribratanewsntb.com menerangkan bahwa pihaknya sengaja mengawal unjuk rasa tersebut demi menjaga situasi agar kondusif.

“Aksi masa melaksanakan orasi sekitar 15 menit lalu membubarkan diri, selanjutnya dikawal oleh patroli sabhara dan patroli polsek situasi terkendali” ungkapnya.

Diketahui bahwa masa tersebut menuntut kejelasan mengenai dana DAK (Dana Alokasi Khusus) pendidikan sejumlah 14 miliar rupiah, dimana menurut mereka penanganan berdasarkan audit dari BPK NTB masih belum menemukan titik terang, kemudian kantor BPK Daerah Sumbawa menjadi sasaran agar bertemu langsung kepada pimpinan BPK hingga memperoleh kepuasan akan jawaban atas tuntutannya.

“Mereka diterima oleh perwakilan humas BPK, namun karena pimpinan BPK masih berada di Jakarta pertemuan tersebut tidak ada solusi, karena mereka meminta menandatangani surat pernyataan” tambahnya.

Kemudian orasi yang berlangsung dari pukul 10.00 wita hingga 12.00 wita tersebut membubarkn diri dan akan menunggu pimpinan BPK kembali dari Jakarta serta merencanakan kembali aksi unjuk rasanya pada rabu tanggal 25 mei 2016. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close