Polsek Alas Tangkap Pelaku Penebasan Akibat “Lubang Cair”

 

Jup Kekong, terduga pelaku penganiayaan berat
Jup Kekong
SUMBAWA BESAR,  (16/05/2016), Jajaran Polsek Alas yang langsung dipimpin Kapolsek bergerak cepat. Hanya dalam waktu singkat, Jup Kekong–tersangka kasus penebasan terhadap Agus Adrianto, tertangkap. Tersangka ditangkap di Desa Luar, Kecamatan Alas sekitar pukul 16.00 sore tadi.

Kapolsek Alas, Komisaris Polisi (Kompol) M Jafar , mengakui hal itu. Upaya yang dilakukan Polsek Alas ini untuk mengantisipasi adanya indikasi aksi balas dendam dari pihak korban. Namun demikian Kapolsek yang menemui keluarga korban memberikan jaminan untuk segera menangkap tersangka. “Sejak kejadian hingga sore hari anggota disebar ke sejumlah tempat. Dari informasi yang kami himpun di lapangan berhasil mengidentifikasi keberadaan tersangka yang kemudian langsung ditangkap,” kata Kapolsek .

Selanjutnya tersangka dievakuasi ke Polres Sumbawa. Selain itu parang yang digunakan untuk menganiaya korban sudah diamankan sebagai barang bukti. Kapolsek juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan serta pihak-pihak terkait lainnya untuk menjaga situasi Kecamatan Alas pasca kejadian itu tetap kondusif. “Alhamdulillah, situasi sudah terkendali. Ini semua berkat dukungan semua pihak termasuk masyarakat,” demikian Kapolsek.

Kasus penebasan ini terjadi di depan rumah korban, Desa Juranalas Kecamatan Alas, Minggu (15/5) sekitar pukul 10.45 Wita. Sebelumnya korban baru pulang dari tempat gelondongan batu emas. Belum sempat turun dari motor, tanpa diduga pelaku yang sudah menunggu di samping rumah korban langsung menyerang korban menggunakan parang. Serangan mendadak ini membuat korban hanya bisa menangkis hujaman berkali-kali senjata tajam itu menggunakan tangannya. Karena terluka parah, korban berusaha menyelamatkan diri dan lari ke gang samping rumahnya seraya berteriak meminta pertolongan. Namun pelaku terus mengejar sambil menebaskan parangnya ke tubuh korban. Seketika korban terjatuh berlumuran darah. Pelaku langsung kabur karena warga berdatangan ke TKP. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke puskesmas hingga kemudian dirujuk ke RSUD Sumbawa.

pemeriksaan sementara terhadap tersangka dan informasi yang dihimpun jajarannya, bahwa korban Agus dan tersangka Jup, menjalin kerjasama. Tersangka memiliki lubang yang telah digali, sedangkan korban menyiapkan gelondong—alat pengolah batu menjadi emas. Suatu saat tersangka meminta giliran atau shif untuk masuk lubang, namun korban dkk tidak mengijinkannya. Hal inilah yang membuat korban sakit hati yang menjadi pemicu terjadinya kasus tersebut. Namun demikian keterangan tersangka masih terus didalami. Pihaknya akan meminta saksi-saksi lainnya termasuk ketua panitia di lokasi tambang liar tersebut. (HUMAS POLRES SUMBAWA)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close