Polsek Pujut Berhasil Lerai Tawuran Antar Pelajar Di Ketare

ilustrasi tawuran pelajar
ilustrasi tawuran pelajar

tribratanewsntb.com – Pujut Istilah Muda Berkarya, Tua Bahagia, Mati Masuk Sorga, wah itu istilah yang menggiurkan, namun begitu sangat sulit untuk dilakukan apabila kita tidak berusaha mewujudkannya dengan tekun, namun jangan berbanding terbalik dengan mengisi masa muda dengan yang berbahaya seperti yang dilakukan para murid SMK di Pujut, yang seharusnya menimba ilmu untuk masa depannya, mereka malah melakukan tindakan tawuran karena coretan didinding kantin.

Kejadian tawuran tersebut terjadi setelah usai jam sekolah hari Jumat (13/5) siang hari sekitar pukul 12.00 wita didepan sekolah mereka SKMN1 Pujut, antara murid yang berasal dari Desa Ketare, Kecamatan Pujut, dengan murid yang berasal dari Dusun Rangkap, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, dimana mereka menimba ilmu di satu sekolah yang sama, kemudian Anggota Polsek Pujut yang mengetahui kejadian tersebut kemudian turun kelapangan dan berhasil melerai tawuran, untungnya tidak ada korban luka berat terlebih korban jiwa akibat kejadian ini.

Kapolres Lombok Tengah melalui Kasubag Humasnya AKP Made Supartha menceritakan kepada tribratanewsntb.com bahwa perkelahian antar pelajar ini berhasil diredam pihaknya.

“Anggota Polsek Pujut yang piket saat itu berhasil melerai perkelahian antar pelajar, sehingga akibatnya tidak meluas” tuturnya.

Diceritakan bahwa asal mula penyebab perkelahian tersebut ternyata hanya sebuah coretan didinding kantin sekolah dengan kata-kata menyinggung perasaan kedua murid LSP dan LDN berumur 16 tahun dengan tempat tinggal di Desa Ketare, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Menemukan tulisan dengan kata-kata yang dianggap tertuju padanya akhirnya mereka mencurigai bahwa yang menulis adalah GP dengan alamat Dusun Rangkap, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok tengah. Tak lama para pelajar tersebutpun bertemu sehingga terjadi percekcokan dan adu mulut yang berujung saling tantang.

Mengetahui ada permasalahan pada muridnya, para guru sepakat mempertemukan kedua orang tua untuk melerai, namun kendala waktu dan padatnya jadwal, kedua orang tua tak sempat dipertemukan, hingga beruujung sepulang sekolah, saling tantang masih menggunakan seragam dan senjata tajam ditangan mereka di Jalan Raya depan gedung sekolah SMK 1 Pujut akhirnya terwujud, namun tidak sempat memakan korban, peleraian berhasil diakukan anggota Polsek Pujut yang saat itu sedang melaksanakan piket jaga di Polsek Pujut.

“Barang Bukti sudah diamankan di Polsek Pujut, selanjutnya dilakukan mediasi antar orang tua pelajar yang tawuran” tambahnya. (yos)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close